Kamis, 22 Januari 2015

ATURAN BERPERANG DALAM AL-QUR'AN DAN ALKITAB



Ayat-ayat Perang didalam Al-Qur’an sering dijadikan alat pembenaran oleh para Misionaris dan Para penghujat untuk Menghujat islam, Allah Swt dan nabi Muhammad Saw, dan ejekan mereka terhadap Muslim maupun Muslimah. Bahkan diantara mereka memberikan label terhadap ayat-ayat tersebut dengan label AYAT-AYAT SADIS didalam Al Qur’an.

Untuk menjawab hujatan tersebut maka cara paling efektif ialah dengan pendekatan yang mengutamakan Obyektifitas, memperhatikan Konteks ayat tersebut dan juga perbandingan dengan Ayat-ayat yang terdapat pada Kitab suci mereka, serta melakukan perbandingan dengan melihat fakta-fakta sejarah. Dan berikut ini adalah ayat-ayat didalam Al-Qur'an yg menjadi ayat faforit para penghujat Islam.

1. "Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan." (QS. 8:39)

Untuk memahami ayat diatas sebaiknya kita baca ayat sebelum dan sesudahnya sehingga tahu konteks perintah tersebut.

"Dan , ketika orang-orang kafir memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya." (QS. 8:30)

Jika kita sudah membaca ayat ke 30 diatas maka kita sudah bisa mengetahui bahwa motif perintah untuk berperang tersebut ialah untuk membela diri dari perlakuan orang-orang kafir yg berusaha untuk menangkap, memenjarakan, mengusir dan membunuh orang-orang yg beriman kepada Allah dengan tipu daya mereka.

2. "Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. 9:5)

Untuk memahami ayat ini maka mari kita gali konteks ayatnya agar kita dapat memahami motif perintahnya.

"kecuali orang-orang musyrikin yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi sesuatupun (dari isi perjanjian) mu dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kamu, maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa." (QS. 9:4)

Dari ayat ke 4 diatas kita bisa memahami bahwa motif perintah tersebut ialah untuk berperang setelah jangka waktu perjanjian damai yg telah ditentukan sebelumnya. Yaitu pada bulan-bulan haram, 4 bulan perjanjian damai dengan orang-orang musyrikin. Dan setelah perjanjian damai tersebut sudah habis dan kaum musyrikin tidak pula berhenti memusuhi orang muslim. Maka Allah memerintahkan untuk membunuh mereka yg telah melakukan perjanjian sebelumnya.

"Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui." (QS. 9:6)

Lanjut ke ayat ke 6, dari sini kita bisa melihat bagaimana keindahan Islam dalam mengatur peperangan. Orang-orang musyrikin yg tidak bersalah atau ikut campur dalam peperangan, lalu mereka meminta perlindungan kepada orang-orang muslim, maka Allah memerintahkan umat Islam yg berperang untuk mengantarkannya ke tempat yg aman agar mereka terhindar dari bahaya. Coba bayangkan, Allah bukan hanya memerintahkan untuk melepaskan mereka, tetapi juga mengantarkan mereka ke tempat yg aman. Dan aturan seperti ini tidak saya dapati di kitab agama lain.

3. "Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir." (QS. 2:191)

Sekarang mari kita perhatikan juga ayat sebelum dan sesudahnya untuk memahmi ayat diatas.

"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. 2:190)

Dalam ayat ke 190 ini kita bisa mengetahui bagaimana konteks ayatnya dan apa motif perintahnya. Yaitu untuk memerangi orang-orang kafir yg memerangi umat Islam. Akan tetapi biarpun demikian Allah melarang umatNya untuk melampaui batas. Jadi umat Islam tidak boleh membunuh anak-anak, perempuan dan para lansia yg tidak ikut serta dalam peperangan atau tidak pula memerangi umat Islam. Dan umat Islam juga dilarang membakar rumah, kebun, dan barang-barang orang kafir dsb. Inilah tuntunan perang yg diajarkan Allah terhadap kami umat Islam.

4. "Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS. 9:123)

Mari kita mencari konteks ayatnya agar kita bisa memahami motif perintahnya.

"Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya." (QS. 9:122)

Dari ayat ini kita bisa melihat bahwa ayat-ayat diatas masih berbicara mengenai memerangi orang-orang kafir. Taktik perang yang ditunjukkan Allah SWT dalam ayat ini kepada Rasulullah SAW dan kaum muslimin lebih dahulu memerangi musuh-musuh Islam yang berada pada garis lingkaran yang terdekat dengan pusat kedudukan umat Islam. Kemudian dilanjutkan kepada lingkaran yang lebih jauh. Hal ini didasarkan kepada prinsip, bahwa peperangan yang dilakukan umat Islam hanyalah untuk mengamankan jalannya dakwah Islam dan untuk melindungi keselamatan umat Islam.

5. "Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka pancunglah batang leher mereka." (QS. 47:4)

Ayat ini sering disajikan oleh umat kristen secara sepotong seperti ini, agar terkesan sadis dengan mengaburkan konteks dan motifnya. Sekarang mari kita baca ayat lengkapnya dibawah ini.

"Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebagian kamu dengan sebagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka." (QS. 47:4)

Dengan membaca ayat lengkapnya seperti ini maka kita bisa memahami bahwa ayat tersebut diberlakukan pada saat peperangan berlangsung. Dan Allah juga memerintahkan umat Islam untuk melepaskan tawanan perang jika peperangan sudah berhenti dan umat Islam sudah mengalahkan musuh-musuhnya. Jadi tidak harus dibunuh semua atau memenjarakan mereka tanpa memberi kemerdekaan bagi mereka. Kembali ke perintah Allah sebelumnya untuk tidak melampaui batas tadi.

=====

So! Intinya agama Islam tidak pernah mengajarkan untuk memerangi orang yg tak bersalah atau yg memusuhi umat Islam. Walau ada beberapa ayat perang didalam Al-Qur'an maupun Hadits-Hadits sahih yg tidak didukung dengan konteks, tapi kita bisa menafsirkannya secara tepat dan benar dengan merujuk pada Asbabun Nuzulnya dan juga ayat-ayat yg lain. Karna baik Al-Qur'an maupun Hadits-hadits sahih itu adalah satu kesatuan yg saling berkaitan satu sama lain. Lagipula frase "Perang" itu kan tidak selalu mengkonotasikan peperangan fisik, contohnya memerangi kemiskinan, memerangi kebodohan dsb. Berhujjah dan berdakwah dijalan Allah itu juga salah satu contoh dalam memerangi kekafiran.

Orang-orang kafir sering kali menghujat bahwa umat Islam teroris, darah orang kafir halal untuk dibunuh oleh umat Islam dsb. Kita lihat dulu jenis kafir yg seperti apa yg halal untuk dibunuh, karna dalam pandangan Islam, orang kafir itu ada beberapa jenisnya, diantaranya adalah sebagai berikut.

A. Golongan kafir Dzimmi :
Yaitu golongan kafir yang hidup berdampingan dengan muslim golongan kafir Dzimmi nggak boleh diperangi.

Rasulullah saw bersabda :
"Barangsiapa yang mengganggu seorang kafir Dzimmi maka aku yang menjadi lawannya nanti pada hari kiamat!". [HR. Al Khathib dalam At Tarikh dari Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu
dengan sanad shahih]

B. Golongan kafir Mu'aahad :
Yaitu golongan kafir yang tidak memerangi islam golongan kafir Mu'aahad tidak boleh diperangi.

Rasulullah SAW bersabda :
"Barangsiapa yang membunuh seorang kafir Mu'aahad maka dia tidak akan mencium aroma wangi al Jannah (padahal) sesungguhnya aroma wangi al Jannah itu didapati (tercium) sejauh perjalanan 40 tahun." [HR. Al Bukhari]

C. Golongan kafir Musta'min :
Yaitu golongan kafir yang dilindungi golongan kafir Musta'min tidak boleh diperangi.

Allah berfirman :
"Dan jika salah seorang dari kaum musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya" [QS. At Taubah :6]

D. Golongan kafir Harbi :
Yaitu golongan yang memerangi Islam, dan golongan kafir yang seperti ini harus diperangi.

Allah berfirman :
"Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” [QS. Al Baqarah :190]

Jadi sudah sangat jelas bukan, bahwa agama Islam itu adalah agama yg damai, tidak akan mengusik jika tidak diusik.

=====

Bahkan Allah juga sudah menerangkan apabila ada seseorang yg membunuh seorang manusia yg tak bersalah, maka seakan-akan ia sama halnya telah membunuh manusia seluruhnya.

"Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak di antara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan di muka bumi." (QS. 5:32)

Bahkan Allah mengajarkan umatNya untuk berlaku adil terhadap seluruh manusia, walaupun mereka kafir.

"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. 5:8)

Tapi biarpun seluruh bukti sudah diberikan, masih ada saja umat kristen yg dengan bodohnya menilai agama dari para penganutnya, bukan dari ajarannya. Mereka bilang kalau umat Islam melakukan Bom bunuh diri, membakar Gereja dsb dengan teriakan "Allahu Akbar"

Saya sampai tidak habis pikir, coba bayangkan apa hubungannya tindakan sesat mereka yg mengatasnakaman agama dan Tuhannya, dengan agama Islam?

Analoginya begini :

A. Presiden Indonesia melarang penduduknya untuk menjadi teroris
B. Penduduk Indonesia melakukan tindakan terorisme dengan teriakan "Presiden yg agung"
C. Maka Kesimpulannya, baik Presiden maupun negara Indonesia tersebut adalah teroris.

Apakah kesimpulan seperti ini cukup logis? Ya penilaian ini cukup logis bagi umat yg memang otaknya sudah tidak waras lagi. Begitulah cara orang-orang bebal berkesimpulan dalam menghujat agama Islam.

Untuk menyikapi hal ini, Allah telah menjelaskan dalam firmannya berikut ini.

"Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta. (QS. 18:5)

Ya mereka memang adalah orang-orang yg tidak berpengetahuan, punya akal tapi tidak digunakan, karna kedengkian mereka terhadap Islam, sampai-sampai membuat mereka buta akal sehatnya. Dan perumpamaan bagi mereka adalah seperti halnya anjing.

"Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derjat) nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir." (QS. 7:176)

Demikianlah klarifikasi kami dari tuduhan-tuduhan umat kristen terhadap Islam, semoga jawaban kami ini bisa menambah ilmu pengetahuan anda terhadap Islam dan membuka nalar anda sekalian.

============================================

Nah! Setelah kami sibuk mengklarifikasi beberapa hujatan kalian terhadap ayat-ayat Al-Qur'an diatas, maka sekarang giliran kalian untuk mengklarifikasi ayat-ayat berikut ini. Inilah ajaran kristen yg sesungguhnya diajarkan oleh tuhanmu selama ini.

1. BUNUHLAH SAHABAT DAN KELUARGAMU YG MEMBUJUKMU UNTUK MURTAD

Ulangan
13:6 Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu,
13:7 salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi,
13:8 maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, janganlah mengasihani dia dan janganlah menutupi salahnya,
13:9 tetapi bunuhlah dia! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat.
13:10 Engkau harus melempari dia dengan batu, sehingga mati, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan.

2. BUNUHLAH, RAMPOKLAH DAN PERBUDAKLAH PENGIKUT AGAMA LAIN

Ulangan
20:10 Apabila engkau mendekati suatu kota untuk berperang melawannya, maka haruslah engkau menawarkan perdamaian kepadanya.
20:11 Apabila kota itu menerima tawaran perdamaian itu dan dibukanya pintu gerbang bagimu, maka haruslah semua orang yang terdapat di situ melakukan pekerjaan rodi bagimu dan menjadi hamba kepadamu.
20:12 Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya;
20:13 dan setelah TUHAN, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang.
20:14 Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kaurampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, boleh kaupergunakan.
20:15 Demikianlah harus kaulakukan terhadap segala kota yang sangat jauh letaknya dari tempatmu, yang tidak termasuk kota-kota bangsa-bangsa di sini.
20:16 Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kaubiarkan hidup apapun yang bernafas,

3. BUNUHLAH SELURUH PENDUDUK BANGSA SAAT MELAKUKAN BALAS DENDAM TERMASUK BALITA

1 Samuel
15:1 Berkatalah Samuel kepada Saul: "Aku telah diutus oleh TUHAN untuk mengurapi engkau menjadi raja atas Israel, umat-Nya; oleh sebab itu, dengarkanlah bunyi firman TUHAN.
15:2 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir.
15:3 Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun

Yehezkiel
9:4 Firman TUHAN kepadanya: "Berjalanlah dari tengah-tengah kota, yaitu Yerusalem dan tulislah huruf T pada dahi orang-orang yang berkeluh kesah karena segala perbuatan-perbuatan keji yang dilakukan di sana."
9:5 Dan kepada yang lain-lain aku mendengar Dia berfirman: "Ikutilah dia dari belakang melalui kota itu dan pukullah sampai mati! Janganlah merasa sayang dan jangan kenal belas kasihan.
9:6 Orang-orang tua, teruna-teruna dan dara-dara, anak-anak kecil dan perempuan-perempuan, bunuh dan musnahkan! Tetapi semua orang yang ditandai dengan huruf T itu, jangan singgung! Dan mulailah dari tempat kudus-Ku!" Lalu mereka mulai dengan tua-tua yang berada di hadapan Bait Suci.
9:7 Kemudian firman-Nya kepada mereka: "Najiskanlah Bait Suci itu dan penuhilah pelataran-pelatarannya dengan orang-orang yang terbunuh. Pergilah!" Mereka pergi ke luar dan memukuli orang-orang sampai mati di dalam kota.
9:8 Sedang mereka memukuli orang-orang sampai mati--waktu itu aku tinggal di belakang--aku sujud dan berseru, kataku: "Aduh, Tuhan ALLAH, apakah Engkau memusnahkan seluruh sisa Israel di dalam mencurahkan amarah-Mu atas Yerusalem?"
9:9 Jawab-Nya kepadaku: "Kesalahan kaum Israel dan Yehuda sangat banyak, sehingga tanah ini penuh hutang darah dan kota ini penuh ketidakadilan; sebab mereka berkata: TUHAN sudah meninggalkan tanah ini dan TUHAN tidak melihatnya.

4. SAAT KAU BERPERANG AMBILLAH BAGIMU PEREMPUAN YG MASIH PERAWAN TAPI BUNUHLAH PEREMPUAN YG SUDAH TIDAK PERAWAN LAGI

Bilangan
31:17 Maka sekarang bunuhlah semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh.
31:18 Tetapi semua orang muda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu.

5. BUNUHLAH ORANG YG TIDAK MENDENGARKAN PERKATAAN IMAM

Ulangan 17:12 Orang yang berlaku terlalu berani dengan tidak mendengarkan perkataan imam yang berdiri di sana sebagai pelayan TUHAN, Allahmu, ataupun perkataan hakim, maka orang itu harus mati. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari antara orang Israel.

Dan masih banyak lagi perintah-perintah tuhan yg biadap didalam alkitab, konteks ayat sudah saya berikan, motif perintah juga sudah saya sematkan, lalu mau alasan apa lagi?

=====

Toh pada kenyataannya yesus juga tidak meniadakan hukum-hukum sebelumnya walau satu titikpun sebelum hari kiamat.

Matius
5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Jadi saat umat kristen menghadapi konteks yg serupa pada ayat-ayat alkitab diatas, maka umat kristen masih berkewajiban untuk menjalankan perintah membunuh tersebut. Karna hukum sebelumnya itu berlaku sampai akhir jaman.

Yesus juga mengakui bahwa ia datang bukan untuk membawa kedamaian, melainkan pedang dan pertentangan.

Matius
10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

Lukas 12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.

Yesus mengatakan pohon yg baik menghasilkan buah yg baik pula.

Matius 12:33 Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.

Lukas 6:43 Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.

Dan berikut ini adalah beberapa data sejarah dari hasil buah pohon yg buruk, sebagai perbandingan bagi orang-orang yg menilai agama dari oknumnya. Korban jiwa jang jatuh karena keterlibatan orang yang mengaku beragama Kristen. Ajaran yang diclaim "kasih"

Crusades (1095-1291) 1.000.000
Albigensian Crusade (1208-49) 1.000.000
During the Saracen slaughters in Spain 7.000.000
Saxons and Scandinavians lost their lives opposing the introduction of Christianity 2.000.000
Holy Wars against the Netherlands, Albigenses, Waldenses, and Huguenots 1.000.000
Spanish Inquisition (1478-1834) 350.000
French Wars of Religion 16th century 3.000.000
Thirty Years War 17th century 7.000.000

Total 22 000 000 selama 6 abad, siapakah pelakunya?

Penjajahan & Perang Abad 18 - 19

Congo Free State (1886-1908): 8.000.000
Annihilation of the American Indian 20.000.000
(untuk genocide American Indian diatas angkanya lebih banyak dari itu, sedang saya pelajari)
Philippines Insurgency (1899-1902): 220.000
Brazil (1900 et seq.): 500.000
Amazonia (1900-12): 250.000
Portuguese Colonies (1900-25): 325.000
French Colonies (1900-40) >200,000
Abyssinian Conquest (1935-41): 400.000
Algeria (1954-62): 537 000
British India 19th century 17.000.000 dll.

Total kira kira 45.000.000 jiwa selama 2 abad, siapakah pelakunya?

Abad 20

First World War (1914-1): 15.000.000
Second World War (1937-45): 55.000.000
That's 35,000,000 deaths which can probably be blamed on Hitler to one extent or another.
Mexican Revolution (1910-20): 1.000.000
Spanish Civil War (1936-39) and Franco Regime (1939-75): 365.000 + 100.000
Korean War (1950-53): 2.800.000
First Indochina War (1945-54): 400.000
Second Indochina War (1960-75): 3.500.000
Ethiopia (1962-92): 1.400.000
Rwanda and Burundi (1959-95): 1.350.000
Liberia (1989-97): 150.000
Zaire (Dem. Rep. Congo), Civil War (1997): 250.000
Bosnia and Herzegovina (1992-95): 175.000
Iraq - International embargo (1990-): 350.000
Guatemala (1960-1996): 200.000
Colombia (1946-5): 200.000
Greek Civil War (1943-49): 158.000
Balkan Wars (1912-13): 140.000. dll.

Total kira kira 70.000.000 juta jiwa selama 1 abad , melonjak drastic siapa lagi pelakunya? Jadi selama adanya Christianity hingga tahun ini sudah 140.000.000 juta jiwa melayang.

Bagaimana nantinya di abad 21? Apakah itu yang disebut buah ajaran kasih? Coba direnungkan berapa banyak korban jiwa dari keganasan umat Kristen 20 abad 140 juta jiwa & 14 abad 15 juta jiwa.

Kesimpulan :
Kalau saja mereka memperhatikan data-data ini, apakah mereka masih tetap menghujat Islam sebagai agama teroris dari tindakan para oknum-oknumnya? Kalau tetap bersikap demikian, maka sesungguhnya mereka hanya memamerkan MENTAL-MENTAL MUNAFIK sebagaimana kriteria yang Yesus sampaikan di kitab kanonik, mereka mempersoalkan selumbar di mata orang lain tetapi Balok di mata mereka sendiri tidak kelihatan.

Matius
7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
7:4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.
7:5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."

Demikianlah apa yg dapat kami sampaikan, dan semoga artikel ini cukup bermanfaat bagi kita semuanya. Aamiin.. :)
Posting Komentar