Minggu, 08 Februari 2015

PROSES PENCIPTAAN ALAM SEMESTA MENURUT ALKITAB



Kali ini kita akan mengkaji keakuratan proses penciptaan alam semesta didalam alkitab dari sudut pandang ilmu pengetahuan. Proses penciptaan alam semesta menurut alkitab diawali pada Kejadian 1:1, sebagai penjelasan dasar bahwa alam semesta itu diciptakan oleh Tuhan. Lalu pada Kejadian 1:2-31 menjelaskan tentang rincian atau urutan waktu penciptaan mulai dari penciptaan bumi, langit, daratan, lautan, tumbuh-tumbuhan, binatang dan manusia. Alkitab memberikan informasi kepada kita mengenai proses penciptaan alam semesta beserta isinya yang telah rampung hanya dalam waktu 6 hari. Dan berikut ini adalah rinciannya :

1. Hari pertama tuhan menciptakan bumi dimana bumi masih dalam keadan kosong dan belum ada kehidupan didalamnya. (Kejadian 1:1-5)

2. Hari kedua tuhan menciptakan langit yang juga masih dalam keadaan kosong dan belum ada benda-benda langit didalamnya. Dan disana tuhan juga memisahkan air yg ada dibawah langit dan juga diatas langit. (Kejadian 1:6-8)

3. Hari ketiga tuhan menciptakan daratan yang meliputi benua, pulau dan juga gunung-gunung. Dan dihari yang sama tuhan juga menciptakan lautan dan juga tumbuh-tumbuhan. (Kejadian 1:9-13)

4. Hari keempat tuhan menciptakan benda-benda langit yakni matahari, bulan dan bintang-bintang. (Kejadian 1:14-19)

5. Hari kelima tuhan menciptakan segala binatang yang hidup di bumi, baik yang hidup di darat, air ataupun udara. (Kejadian 1:20-23)

6. Hari keenam tuhan menciptakan manusia untuk tinggal dan beranakcucu di bumi dan mengusahakan apa yg ada dibumi (Kejadian 1:24-31)

Dari ayat-ayat diatas maka sekarang kita bisa mengambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Sudah terjadi siang, malam dan perhitungan hari pada hari pertama, padahal Matahari baru tercipta pada hari keempat.

2. Bumi diciptakan lebih dulu daripada langit.

3. Pepohonan tercipta pada hari ketiga padahal Matahari baru tercipta dihari keempat.

4. Bumi tercipta lebih dulu daripada Matahari.

5. Penciptaan alam semesta beserta isinya hanya memakan waktu 6 hari.

-----

Dari kesimpulan diatas, maka sekarang mari kita lakukan alanisis ilmiah sebagai berikut :

1. Bagaimana bisa terjadi malam, siang dan perhitungan hari pada hari pertama padahal matahari baru tercipta pada hari ke empat?

Kristiani mungkin akan berasumsi bahwa terang yang diciptakan pada hari pertama disana bukanlah terang dari cahaya matahari, melainkan dikait-kaitkan dengan hal yang lain. Tetapi ilmu pengetahuan kini sudah memberikan penjelasan ilmiah kepada kita bahwa terjadinya malam, siang dan perhitungan hari itu disebabkan oleh rotasi bumi yang mengelilingi matahari. Jadi bagaimana mungkin sudah terjadi hal tersebut sedangkan matahari baru tercipta pada hari kenempat?

2. Bagaimana tumbuh-tumbuhan bisa hidup pada hari ke tiga sedangkan matahari baru diciptakan pada hari ke empat?

Perlu diingat lagi bahwa sinar matahari adalah pokok penting dalam proses fotosintesis pada tumbuhan yang akan memberikan kehidupan bagi tumbuhan tersebut. Proses fotosintesis memerlukan cahaya matahari. Tumbuhan hijau yang menyerap energy dari cahaya matahari, kemudian menggunakannya untuk membuat karbohidrat.

3. Benarkah bumi tercipta lebih dulu daripad langit?

Para astronom telah melakukan penelitian untuk mengetahui umur alam semesta, matahari, bumi dan benda-benda langit lainnya. Dan telah didapatkan perkiraan umur alam semesta yaitu sekitar 13,7 miliyar tahun. Dan umur bumi adalah sekitar 4,5 miliyar tahun. Jadi hal ini tidak mungkin bisa dibenarkan dari sudut pandang ilmu pengetahuan jika bumi diklaim tercipta lebih dulu daripada langit.

4. Apakah bumi tercipta lebih dulu daripada matahari?

Saat ini telah diketahui bahwa usia matahari adalah sekitar 5 miliyar tahun, jadi masih lebih tua matahari daripada bumi yang usianya sekitar 4,5 miliyar tahun. Maka hal ini tidak dapat dibenarkan dari sudut pandang ilmu pengetahuan jika bumi di klaim tercipta lebih awal daripada matahari.

5. Berapa lama proses penciptaan alam semesta beserta isinya?

Para ahli kosmologi memberikan informasi kepada kita bahwa proses penciptaan alam semesta memakan waktu kosmologis selama enam era yang sangat panjang, diantaranya adalah sebagai berikut :

A. Era Planck
B. Era Hadron
C. Era Lepton
D. Era Radiasi
E. Era Pembentukkan Protogalaksi
F. Era Runtuhnya Protogalaksi.

Dalam proses pembentukan bumi dari diperkirakan terjadi selama kurun waktu 10-20 juta tahun. Jadi sangat tidak masuk akal jika bumi di klaim telah rampung dibentuk selama satu hari. Hal ini jelas-jelas bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Dalam teori Kabut, Immanuel kant tahun 1755 dikemukakan bahwa Matahari semula berbentuk kabut gas yang bersuhu amat tinggi dan berputar/berotasi dengan sangat lambat. Kabut gas ini makin lama mengalami penurunan suhu, sehingga makin berkerut menjadi lebih kecil dari keadaan semula dan gerak rotasinya makin cepat, dan akhirnya kabut gas tersebut menjadi bentuk cakram. Karena cepatnya gerak rotasi menyebabkan bagian-bagian tepi dari cakram tersebut lepas. Bagian kabut yang terlepas tetap berputar, dan lama-lama mengeras dan beredar mengelilingi pusat kabut. Dan proses seperti ini memungkinkan juga terjadi pada pembentukan bintang-bintang, planet dan benda-benda langit lainnya termasuk juga bumi. Dan tentu proses seperti ini tidak memakan waktu singkat, melainkan memakan waktu yang teramat panjang. Jadi masing-masing penciptaan tidak terjadi dalam satu hari, dalam hal ini Alkitab terjadi kesalahan fatal dalam bidang ilmu pengetahuan modern. Ilmu pengetahuan modern telah memberikan informasi kepada kita sebagai berikut :

A. Umur alam semesta adalah sekitar 13,7 Miliyar tahun
B. Umur Matahari adalah sekitar 5 Miliyar tahun
C. Umur bumi adalah sekitar 4,5 Miliyar tahun
D. Umur Bulan adalah sekitar 4,4 Miliyar tahun

Dari informasi tersebut maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa terdapat rentang waktu yang teramat panjang antara proses penciptaan Langit, Matahari, Bumi dan juga Bulan. Selisihnya sampai dalam kisaran miliyaran tahun. Jadi dari sini kita bisa memastikan bahwa proses penciptaan alam semesta tidak mungkin bisa selesai dalam kurun waktu 6 hari seperti klaim alkitab, mengingat urutan penciptaan didalam alkitab yang hanya berselisih satu hari.

6. Kapan untuk kali pertama bumi dihuni oleh makhluk hidup?

Pelepasan gas vulkanik diduga menciptakan atmosfer tua yang nyaris tidak beroksigen dan beracun bagi manusia dan sebagian besar makhluk hidup. Sebagian besar permukaan Bumi meleleh karena vulkanisme ekstrem dan sering bertabrakan dengan benda angkasa lain. Sebuah tabrakan besar diduga menyebabkan kemiringan sumbu Bumi dan menghasilkan Bulan. Seiring waktu, Bumi mendingin dan membentuk kerak padat dan memungkinkan cairan tercipta di permukaannya. Bentuk kehidupan pertama muncul antara 2,5 miliar tahun yang lalu. Kehidupan fotosintesis muncul sekitar 2 miliar tahun yang lalu, dan memperkaya oksigen di atmosfer. Sebagian besar makhluk hidup masih berukuran kecil dan mikroskopis, sampai akhirnya makhluk hidup multiseluler kompleks mulai lahir sekitar 580 juta tahun yang lalu. Pada periode Kambrium, Bumi mengalami diversifikasi filum besar-besaran yang sangat cepat.

Dalam teori Palaentologi menyatakan bahwa periodisasi pertumbuhan planet bumi ini terbagi atas enam periode yaitu :

A. Azoicum, yaitu masa tidak / belum adanya kehidupan dibumi yang baru terbentuk. Masa ini berlangsung sekitar 1 Miliyar tahun.

B. Exchoicum, yaitu masa kehidupan primitif dengan ditandai dengan aktifitas gunung berapi dan terbentuknya gunung-gunung di bumi. Pada masa ini sudah ditemukan adanya kehidupan berupa semacam tumbuhan ganggang primitif. Masa ini berlangsung sekitar 600.000.000 tahun.

C. Protorozoicum, yaitu masa dengan ditemukannya fosil. Masa ini berlangsung sekitar 650.000.000 tahun.

D. Palaezoicum, yaitu zaman purba disini semua phylum yang meninggalkan fosil sudah ada dalam permulaan zaman ini. Zaman ini dibagi lagi kedalam 7 subzaman yaitu Cambrian, Ordivician, Silurias, Devonian, Mississipian, Pennsylvanian dan Pernian. Lamanya sekitar 350.000.000 tahun.

E. Mesozoicum, yaitu zaman pertengahan. Invertebrata laun jumblahnya menurun di zaman ini. Tetapi Crustaceao modern muncul. Lamanya sekitar 140.000.000 tahun.

F. Cenozoicum, yaitu zaman sekarang. Pada zaman ini muncullah makhluk-makhluk tingkat tinggi dan manusia yang dimulai sejak 60.000.000 tahun yang lalu.

Disini kita mendapatkan informasi bahwa pada awal mula pembentukan bumi terjadi masa kekosongan makhluk hidup selama kurang lebih 2 miliyar tahun. Dikarenakan masih terdapatkan gas-gas beracun yang diakibatkan dari pelepasan gas vulkanik. Maka dari informasi tersebut kita bisa memastikan bahwa terciptanya kehidupan di bumi berupa tumbuh-tumbuhan dan juga segala binatang tidak mungkin terjadi dalam kurun waktu satu 2 hari setelah masa kekosongan bumi. Mengingat selisih waktu penciptaan keduanya yang hanya berselisih 2 hari dari masa kekosongan bumi.

7. Berapa umur bumi menurut alkitab?

Seperti yang telah saya paparkan diatas, bahwa dari sudut pandang ilmu pengetahuan, umur bumi yang telah dikemukakan oleh para ilmuan saat ini ialah 4,5 miliyar tahun. Lalu berapa umur bumi menurut alkitab?

Jika kita membaca Alkitab mulai dari Kitab kejadian 5:1 hingga di Kejadian 5:32, kita akan mendapatkan silsilah 10 generasi dari manusia pertama di planet bumi yang bernama Adam sampai ke anak cucunya hingga Nuh beserta masing masing umurnya. Kemudian jika kita jumlahkan seluruh angka angka umur dari tiap generasi ketika memperanakkan masing masing keturunannya maka anda akan mendapatkan hasil 1554 TAHUN.

Perincian jumlah tahun tahun dari Adam hingga Nuh adalah sebagai berikut :

- Adam memperanakkan Set ketika berumur 130 tahun (Kej 5:3 )
- Set memperanakkan Enos ketika berumur 105 tahun (Kej 5:6 )
- Enos memperanakkan Kenan ketika berumur 90 tahun (Kej 5:9 )
- Kenan memperanakkan Mahalael ketika berumur 70 tahun (Kej 5:12)
- Mahalalel memperanakkan Yared ketika berumur 65 tahun (Kej 5:15)
- Yared memperanakkan Henokh ketika berumur 160 tahun (Kej 5:18)
- Henokh memperanakkan Metusalah ketika berumur 65 tahun (Kej 5:21)
- Metusalah memperanakkan Lamekh ketika berumur 187 tahun (Kej 5:25)
- Lamekh memperanakkan Nuh ketika berumur 182 tahun (Kej 5:28)
- Nuh memperanakkan Sem ketika berumur 500 tahun (Kej 5:32)

JUMLAH TAHUN ADAM minus TAHUN NUH = 1.554 TAHUN

Jika kita teruskan membaca mulai dari Kitab Kejadian 11:10 hingga Kejadian 11:26, maka kita akan mendapatkan umur anak-anak keturunan Nuh yaitu SEM hingga Abram dan berlanjut hingga Ishak dan Yakub pada Kitab Kejadian 21:5 dan Kejadian 25:26. Selanjutnya jika kita jumlahkan seluruh angka-angka umur tersebut, maka kita akan mendapatkan hasil 548 TAHUN

Perinciannya adalah sebagai berikut :

- Sem memperanakkan Arpakhsad ketika berumur 100 tahun (Kej 11:10)
- Arpakhsad memperanakkan Selah ketika berumur 35 tahun (Kej 11:12)
- Selah memperanakkan Eber ketika berumur 30 tahun (Kej 11:14)
- Eber memperanakkan Peleg ketika berumur 34 tahun (Kej 11:16)
- Peleg memperanakkan Rehu ketika berumur 30 tahun (Kej 11:18)
- Rehu memperanakkan Serud ketika berumur 30 tahun (Kej 11:20)
- Serug memperanakkan Nahor ketika berumur 30 tahun (Kej 11:22)
- Nahor memperanakkan Terah ketika berumur 29 tahun (Kej 11:24)
- Terah memperanakkan Abram ketika berumur 70 tahun (Kej 11:26)
- Abram memperanakkan Ishak ketika berumur 100 tahun (Kej 21:5 )
- Ishak memperanakkan Yakub ketika berumur 60 tahun (Kej 25:26)

JUMLAH TAHUN SEM minus YAKUB = 548 TAHUN

Bila dijumlahkan seluruhnya, maka umur manusia sejak Adam hingga Yakub adalah 1554 tahun plus 548 tahun = 2102 TAHUN

Untuk generasi sesudah Yakub, Alkitab tidak menuliskan tahun-tahun generasinya secara terperinci seperti generasi sebelum Yakub kecuali nama nama silsilah hingga Yesus (yang berbeda-beda jumlahnya antara yang tertulis pada Kitab Matius dan kitab Lukas).

Kitab Matius menuliskan ada 37 generasi dari Yakub hingga Yesus.
Kitab Lukas menuliskan ada 54 generasi dari Yakub hingga Yesus.

Mana yang benar dari kedua kitab tersebut menjadi relatif, sebab walau bagaimanapun secara logika mustahil kedua kitab itu sama-sama benar,

Untuk perhitungan umur manusia sejak Adam hingga Yesus, kita ambil saja yang terbanyak jumlah generasinya yaitu pada Kitab Lukas, agar diperoleh jumlah tahun maksimal.

Lalu berapa tahunkah masa antara Yakub hingga Yesus jika tidak ada rincian detail umur tiap-tiap generasinya?
Baik kita permudah saja.

Berdasar pada “firman Tuhan” di Kitab Kejadian 6:3
Berfirmanlah TUHAN: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan SERATUS DUA PULUH TAHUN saja.”

Dan anda juga tak usah heran untuk kedua kalinya, sebab ternyata yang namanya “FIRMAN TUHAN” tersebut tak lebih dari sekedar “OMONG KOSONG”, eh ralat: ”FIRMAN KOSONG”, sebab ternyata ada juga generasi sesudah “FIRMAN (KOSONG) TUHAN” itu turun yang umurnya lebih dari 120 tahun. Silakan lihat sendiri umur dari SEM hingga TERAH di Kitab Kejadian 11:10 hingga 11.26. Ini resumenya :

- Umur Sem = 600 tahun
- Umur Arpakhsad = 438 tahun
- Umur Selah = 433 tahun
- Umur Eber = 464 tahun
- Umur Peleg = 239 tahun
- Umur Rehu = 239 tahun
- Umur Serug = 230 tahun
- Umur Nahor = 148 tahun
- Umur Terah = 205 tahun
- Umur Abraham = 175 tahun

Angka-angka umur generasi sesudah Nuh tersebut di atas adalah bukti matematis “FIRMAN (KOSONG) TUHAN” yang membatasi umur manusia hanya selama 120 tahun

kita asumsikan maksimal saja bahwa usia antara Yakub hingga Yesus adalah 120 TAHUN x 54 GENERASI = 6.480 TAHUN

Maksud ASUMSI MAKSIMAL yang kita buat adalah mengabaikan overlapping umur tiap generasi. Artinya Yakub dianggap berumur 120 tahun dan mati pada usia itu juga ketika memperanakkan Yuda. Demikian juga Yuda berumur 120 tahun dan mati juga pada usia itu ketika memperanakkan Phares, demikian seterusnya (walaupun kelihatan konyol) sehingga didapat hasil umur manusia dari Adam hingga Yesus adalah TIDAK LEBIH dari 2.102 tahun plus 6.480 tahun = 8.582 TAHUN.

Sedangkan jika memakai asumsi NORMAL bahwa generasi sesudah Yakub rata-rata menurunkan anaknya ketika mereka berusia 30 tahun, maka jarak waktu antara Yakub hingga Yesus adalah 30 tahun x 54 generasi = 1.620 TAHUN.

Jadi, menurut ASUMSI NORMAL, umur manusia sejak Adam hingga Yesus adalah 1.620 tahun plus 2.102 tahun = 3.722 TAHUN. Artinya, umur manusia dan bumi sejak Adam hingga sekarang adalah 3.722 tahun plus 2.012 tahun = 5.734 TAHUN.

Sedangkan jika Menurut ASUMSI MAKSIMAL, umur manusia sejak Adam hingga sekarang (tahun 2015 ) menurut perhitungan alkitabiah adalah TIDAK LEBIH dari 8582 tahun + 2015 tahun = 10.597 TAHUN

Kita permudah saja dengan menggunakan ASUMSI MAKSIMAL (atau silakan menggunakan asumsi-asumsi lain).

Dengan demikian umur Planet Bumi, tumbuh-tumbuhan dan binatang beserta seluruh jagat raya hingga saat ini tidak lebih dari 10.596 TAHUN. Tokh alkitab menceritakan bahwa penciptaan Bumi, tumbuh-tumbuhan dan binatang serta benda benda langit lainnya hanya berselisih 5 hari lebih dulu saja dari penciptaan Adam?

Lalu bagaimana dengan ditemukannya bukti fosil-fosil binatang Purba yang berasal dari jaman Jurassic (60 juta tahun yang lalu) dan Triasic (225 juta tahun yang lalu)? Atau bagaimana dengan bukti batuan tertua yang berumur 4 milyar tahun silam? Atau bagaimana dengan ditemukannya bukti fosil manusia purba (hominid) Australopithecus Afarensis yang diberi nama Lucy yang berumur 3,2 juta tahun, atau Australopithecus Sediba si Karabo yang berumur satu juta tahun lebih tua dari Lucy yang semuanya itu berumur sangat sangat jauh dari perhitungan umur bumi, manusia dan jagat raya menurut alkitab?

8. Apakah segala binatang yang bernyawa memakan tumbuh-tumbuhan?

Dari kesemua data diatas, juga sekaligus meruntuhkan argumen Kristiani yang mengklaim bahwa binatang-binatang memakan daging disebabkan oleh kejatuhan Adam dalam dosa. Klaim tersebut mereka pergunakan untuk menjawab pertanyaan ini :

"Menurut kitab Kejadian 1:30, Apakah benar segala binatang memakan tumbuh-tumbuhan hijau?"

Faktanya banyak ditemukan fosil-fosil binatang karnivora purba yang hidup sejak jutaan tahun yang lalu. Jadi jika kita hubungkan hal ini, kita akan dapat menarik kesimpulan bahwa kitab Kejadian 1:29 yang mengatakan segala binatang memakan tumbuhan hanyalah "FIRMAN KOSONG". Mengingat banyak ditemukannya fosil-fosil binatang karnivora yang hidup sebelum adam diciptakan.

Wooow! Hanya dalam satu pasal pertama pada kitab yang urutannya juga pertama saja sudah terdapat rentetan kesalahan ilmiah yang teramat fatal seperti ini. Jelas alkitab tidak akan pernah bisa menjawabnya kecuali apologi buta orang orang yang mempercayainya sebagai kitab suci yang memilih menyangsikan semua perhitungan dan metode saintis demi membela kitab suci berisi “FIRMAN (KOSONG) TUHAN” tersebut.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.. :)
Posting Komentar