Kamis, 21 Mei 2015

KRISTEN HARAMKAN BERCERAI


Kali ini saya akan membahas tentang hukum perceraian dalam iman kristen. Agama kristen adalah agama yang dengan tegas menentang dan melarang pasangan suami dan isteri untuk bercerai. Hal itu ditegaskan dalam ayat berikut :

Matius 19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."

Jika kita gunakan logika waras, apakah larangan untuk bercerai itu cukup logis dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Lantas bagaimana jika ada problem rumah tangga yang sangat serius? Misalnya KDRT, suami atau isteri suka judi, pergi dari rumah bertahun-tahun tidak kunjung kembali, suami memperkosa anak kandungnya atau orang lain, suami atau isteri yang berselingkuh dll. Apakah Yesus tidak memikirkan masalah itu?

Lebih lanjut diakatakan bahwa jika seseorang yang sudah bercerai menikah lagi, maka ia sama saja dengan berzinah walaupun pernikahan itu dilakukan secara sah.

Lukas 16:18 Setiap orang yang menceraikan isterinya, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah; dan barangsiapa kawin dengan perempuan yang diceraikan suaminya, ia berbuat zinah."

Bagaimana mungkin aturan seperti itu bisa diterapkan? Lalu bagaimana cara orang yang bercerai untuk melampiaskan nafsunya jika mereka tidak boleh menikah lagi seumur hidupnya? Bagaimana jika pihak perempuan yang dicerai tidak punya pekerjaan, sementara ia harus mengurus anak-anaknya? Saya yakin bahwa logika waras anda sekalian pasti akan menolak perintah konyol tersebut.

Tuhannya umat kristen melarang laki-laki untuk bercerai dengan Isterinya seumur hidupnya, begitu juga sebaliknya. Dan jika masih ada yang membangkang dan bercerai. Maka ia harus hidup menduda atau menjanda seumur hidupnya, hal ini juga ditegaskan oleh Paulus.

1 Korintus
7:10 Kepada orang-orang yang telah kawin aku--tidak, bukan aku, tetapi Tuhan--perintahkan, supaya seorang isteri tidak boleh menceraikan suaminya.
7:11 Dan jikalau ia bercerai, ia harus tetap hidup tanpa suami atau berdamai dengan suaminya. Dan seorang suami tidak boleh menceraikan isterinya.

Tapi tampaknya mayoritas umat kristen mulai sadar dengan kekonyolan perintah tersebut, dan pada akhirnya mereka masih banyak yang kawin cerai. Seperti kasus-kasus perceraian artis-artis Hollywood atau artis Indonesia yang beragama Kristen. Itu yang nampak jelas saja, karena mereka sebagai publik figur. Belum lagi kasus perceraian orang kristen yang dari kalangan masyarakat biasa yang tidak terekspose media masa.

Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan, dan semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.. :)

Tidak ada komentar: