Rabu, 20 Mei 2015

ORANG YANG PERTAMA MASUK ISLAM


Dalam tulisan ini, akan saya akan mencoba untuk mengklarifikasi mengenai fitnah yang disebar di dunia maya terhadap Al Quran. Salah satunya ialah fitnah bahwa Al-Quran terdapat kontradiski megenai siapa orang yang pertama kali masuk Islam.

Berikut ini adalah tulisan dari para pemfitnah tersebut :

Siapakah yg pertama kali menjadi Muslim? Muhammad (Qs.6:14,163).

Hal ini bertentangan dengan:

Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Musa (Qs.7:143).

Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Beberapa orang Mesir (Qs.26:51).

Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Ibrahim (Qs.2:127-133, Qs.3:67).

Yang menjadi Muslim pertama kali adalah Adam, yaitu manusia ciptaan pertama, yang menerima wahyu dari Allah Muslim (Qs.42:51).

Sampai disini sudah ada 10 pertentangan ayat, jadi total sudah ada 10 pertentangan.

Jawab :

Mari bersama-sama kita simak ayat-ayat yang ada, agar kita tahu betapa dustanya para misionaris Kristen tentang Al Quran. Tujuannya agar para muslim meragukan Al Quran, pada proses berikutnya para muslim akan digiring untuk masuk agama mereka.

QS 6;14. Katakanlah: “Apakah akan aku jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi, padahal Dia memberi makan dan tidak memberi makan?” Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama kali menyerah diri (kepada Allah), dan jangan sekali-kali kamu masuk golongan orang musyrik.”

QS 6; 163. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).”

Apakah ada kalimat di atas yang menerangkan, bahwa Muhammad adalah manusia pertama sebagai muslim di muka dunia ini, mendahului Nabi Adam atau Ibrahim atau Musa?

Ingatlah, kalimat dalam ayat tersebut diucapkan pada umat beliau yang hidup saat itu, dan pada kenyataannya adalah beliau adalah manusia yang pertama kali beriman di kalangan kaumnya dan umatnya yang disampaikan kalimat dalam ayat tersebut. Bukankah beliau saat itu mengakui keberadaan Nabi Adam, Ibrahim, Musa dll, yang beliau akui bahwa mereka (para Nabi itu) adalah termasuk orang-orang yang beriman sebelum beliau lahir dan mendapatkan wahyu? Dimana logika anta semua saat memfitnah Al Quran?

Ingat baik-baik dengan akal yang sangat sehat wahai para pemfitnah Al Quran, bukankah saat itu beliau SAW juga mengakui keimanan para Nabi-nabi terdahulu? Masuk akal ataukah tidak, saat itu beliau mengakui dirinya lebih dulu beriman dibanding Nabi-nabi sebelumnya yang beliau akui sendiri mendapatkan wahyu lebih dahulu sebelum beliau SAW mendapatkan wahyu. Sekarang mari kita kupas ayat yang diajukan para misionaris pemfitnah Al Quran di atas :

QS 7;143. Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: “Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau.” Tuhan berfirman: “Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku.” Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: “Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman.”

Apakah ada perkataan yang menyatakan bahwa Musa adalah manusia pertama di muka bumi ini yang beriman? Yang ada dari maksud ucapan Musa tersebut adalah, dari manusia/kaumnya yang hidup di jamannya beliau adalah orang yang pertama beriman. Bukan untuk orang-orang yang hidup sebelum beliau. Jelas?

Kita kupas ayat berikutnya yang dipaparkan para misionaris Kristen untuk mendukung argumen mereka bahwa Al Quran kontradiksi. Katanya, yang pertama menjadi muslim adalah beberapa orang Mesir.

QS. 26;51. sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman.”

Mereka mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yg termasuk pertama masuk Islam di antara kaumnya saat itu.. karena mereka mengucapkan dalam konteks orang-orang yang ada di antara mereka, bukan seluruh manusia sejak Adam sampai akhir.

Mari kita simak ayat-ayat yang mereka ajukan selanjutnya.

QS 2;
127. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
128. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
129. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Quran) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.
130. Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.
131. Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: “Tunduk patuhlah!” Ibrahim menjawab: “Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam.”
132. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam.”
133. Adakah kamu hadir ketika Ya’qub kedatangan (tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab: “Kami akan menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya.”

Apakah Nabi Ibrahim mengaku dialah manusia muslim pertama di muka bumi ini? Bukankah terbuka lebar saat ini kita untuk mengetahui bahwa para misonaris Kristen telah melakukan dusta, dengan cara menjelek-jelekan Al Quran? Sekarang mari kita simak ayat berikutnya yg mereka ajukan.

QS 3;67. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.

Perkataan mana yang menunjukkan Ibrahim manusia beriman pertama kali di muka bumi ini? Tampaklah sudah dusta mereka terhadap Al Quran yang suci. Kita kupas lagi ayat berikutnya yang kata mereka tentang Nabi Adam.

QS 42;51. Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana.

Ayat terakhir tersebut, manakah yang mendukung adanya kontradiksi dalam Al Quran. Dan ayat tersebut juga tidak spesifik berbicara tentang Nabi Adam. Sungguh biadab cara mereka memfitnah Al Quran yang mereka tuduhkan sebagai kitab yang kontradiksi. Kata mereka, Al Quran bukan wahyu Tuhan karena penuh kontradiksi.

Coba lihat ayat-ayat diatas Nabi Musa pertama orang yang pertama masuk Islam dari kaumnya. Sedangkan sebagian orang-orang Mesir yang masuk Islam mereka adalah orang yang pertama kali masuk Islam dari kaumnya. Sedangkan Islam sudah ada sejak jaman Nabi Adam.

Maka diantara seluruh manusia, nabi Adam adalah orang yang pertama kali masuk Islam. Nabi Adam adalah orang yang berserah diri (Islam) pada Allah. Sedangkan manusia seperti Nabi Musa as dan yg lainnya, adalah orang-orang yang masuk Islam pertama kali di antara kaumnya. Jadi pernyataan sangat dangkal dan bodoh manakala mengatakan Islam baru ada di jaman nabi Musa, ia berarti bodoh terhadap AlQuran tetapi memaksakan diri seolah-olah mengerti AlQuran. Tapi bagi kita yang tahu AlQuran, tampak sekali kebodohan mereka.

Dari pembahasan di atas, ternyata tidak ada kontradiksi sama sekali.. ternyata apa yang mereka sebarkan di dunia maya adalah fitnah belaka. Sekarang mari kita bandingkan dengan alkitab yang penuh dengan kontradiksi. Saya akan ambil satu contoh saja.

Saat Yesus mengutus murid-muridnya, apakah mereka dibolehkan untuk membawa tongkat?

A. Boleh (Markus 6:8)
B. Tidak Boleh (Matius 10:10)

Kedua ayat mengisahkan satu peristiwa yang sama, tapi yang satu menulis tidak boleh membawa tongkat, dan yang lainnya mengatakan boleh. Tidak perlu tafsir yang berlebihan untuk bisa mengetahui kontradiksi kedua ayat tersebut, anda hanya perlu jujur pada diri sendiri saja.

Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan, dan semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.. :)
Posting Komentar