Rabu, 01 Oktober 2014

ISIS (Menjawab Kesalahpahaman Tentang Jihad & Terorisme)


Assalamu'alaykum Warohmatullahi Wabarokatuh..

Akhir-akhir ini kita semua sempat diresahkan oleh pemberitaan media tentang ISIS, saya pribadi tidak mengetahui siapa itu ISIS dan apa visi & misi ISIS. Beberapa media menyebutkan bahwa ISIS hanyalah kedok politik, dimana orang-orang yg bergabung disana melakukan perluasan kekuasaan dan menjadikan agama sebagai kedok atau kuda tungganggan. Media lain menyebutkan bahwa ISIS adalah hanyalah organisasi yg dibentuk oleh orang-orang kafir untuk memfitnah Islam. Dimana orang yg bergabung didalamnya ingin mencidrai citra Islam, dengan segala macam fitnah dan tipu daya mereka. Media yg lainnya juga mengatakan bahwa ISIS adalah organisasi muslim yg berjihad dijalan Allah dengan berpedoman pada konseb jihad yg sesuai dengan Alquran dan Hadits. Tetapi banyak organisasi lain yg melakukan kepentingannya sendiri dan mengatasnamakan ISIS. Saya pribadi tidak mengetahui mana yg benar dan mana yg salah. Saya tidak mau ikut menjadi korban kesalahpahaman media yg memberitakan kabar burung yg belum bisa dipastikan kebenarannya. Karna Allah mengajarkan kepada saya agar senantiasa memeriksa dan meneliti berita yg datang, sebelum menyampaikannya ke orang lain. Allah berfirman :

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS. 49:6)

Dan Allah juga menunjukkan kepada saya tentang konsekwensi jika seseorang yg menyampaikan berita bohong yg belum pasti kebenarannya. Allah berfirman :

"(Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar." (QS. 24:15)

"Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar." (QS. 24:11)

Jadi saya tidak berani mengatakan mana media yg benar dan mana media yg salah, saya juga tidak berani menganggap ISIS itu benar atau salah.

=====

Tetapi seperti yg banyak saya lihat kesalahpahaman yg terjadi sekama ini dari kalangan masyarakat awam, yg menyebutkan bahwa ISIS itu adalah TERORIS. Lalu mereka menyamkan antara ISIS dengan ISLAM. Kesalahpahaman inilah yg akhirnya mengetuk hati saya untuk mengklarifikasinya. Pertama-tama mari kita kenali dulu apa itu TERORIS?
Teroris dalam definisinya berarti pembuat teror, pembuat kekacauaan yg meresahkan orang lain. Jadi siapapun yg meneror orang lain, ia disebut teroris, entah tujuannya baik atau buruk mereka tetaplah teroris dalam kacamata oknum yg terteror. Semisal puluhan tahun yg lalu negeri kita Indonesia sempat terjajah oleh Belanda. Saat pemuda-pemuda negeri kita membentuk organisasi yg berusaha melakukan perlawanan terhadap tentara belanda, mereka juga dikatakan sebagai teroris oleh belanda. Tetapi bagi warga negara Indonesia, mereka dikenal sebagai pahlawan. Jadi terdapat satu tindakan yg sama, tetapi ada dua pandangan yg berbeda. So! Jika kita ingin menilai sesuatu, coba pahami apa maksud dan tindakan pelaku teroris tersebut. Apakah untuk kepentingan pribadi, politik, negara atau kepentingan yg lainnya.

=====

Lanjut lagi kekesalahpahaman tentang JIHAD, pertama-tama mari kita coba memahami apa arti sesungguhnya dari jihad tersebut. Banyak orang beranggapan bahwa jihad adalah perang suci, peperangan dalam kepentingan agama yg hanya dilakukan oleh orang-orang muslim. Kesalahpahaman inilah yg sering kali menyesatkan pikiran seseorang. Jihad dalam definisi sebenarnya adalah berusaha atau berjuang, yaitu memperjuangkan apa yg diinginkan. Semisal ada seorang ayah yg berjuang untuk menghidupi keluarganya, ia juga disebut berjihad. Seorang siswa yg berjuang agar bisa lulus ujian dengan nilai yg baik, ia juga disebut berjihad. Seseorang perampok yg berjuang untuk mendapatkan barang yg bukan haknya, ia juga berjihad. Seorang pembunuh yg berjuang untuk membunuh seseorang, ia juga berjihad. Dan hal itu tidak hanya bisa dilakukan oleh orang-orang muslim, tetapi juga orang-orang kafir. Sekali lagi, disini terdapat satu tindakan yg sama. Tetapi dengan dua pandangan yg berbeda. Apapun tindakan yg membutuhkan perjuangan dan usaha, ia disebut JIHAD. So! Jika kita mau menilai sebuah tindakan seseorang, hendaklah kita memahami terlebih dahulu apa maksud dan tujuan dari tindakan tersebut. Apakah untuk kebaikan, atau untuk hal yg buruk.

=====

Orang-orang kafir juga sering menyamakan teroris dengan Islam, dan pembunuh-pembunuh yg beragama Islam diartikan sama dengan Islam. Setiap teror yg dilakukan oleh orang muslim, mereka menganggapnya ISLAM ADALAH TERORIS. Inilah logika paling BODOH dari orang-orang dengan keterbelakangan mental alias tidak waras. Mereka menyamakan Islam dengan muslim yg membangkang atau melanggar peraturan dalam agama Islam. Islam yg sesungguhnya adalah sebuah agama yg mengajarkan umat manusia untuk berbuat baik pada sesama. Islam melarang manusia untuk membunuh manusia lainnya tanpa landasan hukum dan perkara yg jelas. Bahkan Allah mengancam bagi siaapun yg membunuh satu saja manusia yg tidak bersalah, maka si pembunuh sama halnya telah membunuh seluruh penduduk bumi. Tetapi bagi siapapun yg memberikan kedamaian pada satu orang saja, maka ia sama halnya memberikan kedamaian bagi seluruh umat manusia. Allah berfirman :

"Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak di antara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan di muka bumi." (QS. 5:32)

Dan Allah juga memberitahukan konsekwensi bagi siapapun yg melakukan pembunuhan tanpa landasan hukum yg jelas dengan sengaja. Allah berfirman :

"Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya." (QS. 4:93)

=====

So! Tidak sepantasnya kita menilai seseorang yg tidak mentaati agamanya, dengan menyamakan seseorang tersebut dengan agama yg dianutnya. Karna menilai sebuah agama itu dari ajaran yg termaktub didalamnya, bukan dari pelaku atau penganut agama tersebut. Cobalah membuka mata kalian pada dunia luar, pada saat perang salib, orang-orang kristen yg banyak melakukan pembunuhan sadis terhadap muslim yg tidak bersalah. Dan menewaskan jutaan jiwa, orang-orang kristen tidak menganggap mereka sebagai teroris. Pada saat Amerika melakukan penjajahan dibanyak negara dan membunuh jutaan jiwa dalam masa perang dunia 1 & 2. Orang-orang kristen tidak mau menyamakan Amerika dengan krisen, padahal pada masa itu presiden yg memimpin peperangan tersebut adalah orang kristen. Saya yakin baik penganut agama kristen, yahudi, hindu, budha, kong hu chu, bahkan yg atheis sekalipun, pasti diantara mereka ada juga yg jahat dan suka menebar teror terhadap orang-orang yg tak bersalah. Lalu kenapa orang-orang kafir tersebut tidak mau menyamakan teroris tersebut dengan agama yg dianut? Kenapa? Kenapa hanya Islam yg sering dikambing hitamkan? Kenapa? Apa mata kalian sudah BUTA? Tindak kejahatan dalam hal apapun, selagi hal itu menyalahi ketentuan Tuhan, baik dilakukan dengan menyebut nama Tuhan atau dilakukan dengan menyebut nama setan, tetap saja tindakan tersebut salah dimata Tuhan. Apa logika kalian tidak bisa memahami hal ini? Apa logika kalian sudah tidak waras lagi? Ataukah hati kalian memang sudah dirasuki oleh iblis, sehingga kalian membutakan mata pada kesalahan-kesalahan para penganut agama yg kalian anut, dan lebih suka mengolok-olok agama islam dengan mulut kotor kalian?

=====

Misalkan memang benar berita yg beredar selama ini, bahwa ISIS adalah organisasi muslim yg melakukan tindak kekerasan terhadap orang lain dan menteror orang-orang yg tidak bersalah. Maka tidak sepantasnya kita menyamakan ISIS dengan Islam. Karna tindakan mereka tidak mencitrakan ajaran Islam. Islam adalah satu-satunya agama yg bisa mengatur hidup manusia dengan sangat sempurna. Tetapi sangat disayangkan, karna masih banyak orang-oranh kafir yg tidak mengenal Islam secara Kaffa, lalu menjudge agama Islam seenak udel mereka, tanpa mempelajari Islam dari sumbernya, yaitu Alquran dan Hadits. Mereka senang mengolok-olok Islam tanpa didasari ilmu pengetahuan yg cukup. Mereka tidak merasa berkepentingan untuk mengenal Islam secara kaffa, dan lebih nyaman dengan kebiasaan buruk mereka yg menjudge Islam seburuk-buruknya. Dan sifat-sifat mereka tersebut sudah ditunjukkan oleh Allah dalam firmannya sejak lebih dari 14 abad yg lalu. Karna kebiasaan orang-orang kafir dari dulu sampai sekarang memang tidak pernah berubah. Mereka hanya pintar berbuat jahat, tetapi untuk berbuat baik mereka tidak tau. Allah berfirman :

"Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya," (QS. 22:8)

"Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap syaitan yang sangat jahat," (QS. 22:3)

=====

So! Belajarlah memeriksa dan meneliti berita yg simpang siur disekeliling kalian. Dan belajarlah menilai suatu agama dari ajaran yg termaktub didalamnya. Bukan dari penganutnya. Semoga pemaparan saya kali ini bisa menambah ilmu pengetahuan kalian semua tentang apa itu Islam dan bagaimana Islam tersebut. Dan semoga bermanfaat bagi yg lainnya. Aamiin..

Dan jika ada diantara kalian yg merasa pemaparan saya kali ini cukup bermanfaat, maka silahkan kalian bagikan keteman-teman yg lain. Terimakasih..

Wassalamu'alaykum Warohmatulohi Wabarokatuh.
Poskan Komentar