Minggu, 05 Oktober 2014

MENJAWAB FITNAH : YESUS ADALAH TUHAN


Sebelum menjawab tuduhan bahwa Yesus adalah tuhan, saya akan awali terlebih dahulu bahasan saya dengan berikan materi tentang ke-Esa-an Allah yg tersadur didalam Alkitab. Berikut ini adalah beberapa dalil tentang TAUHID (Ke-Esa-an Allah).

Ulangan
4:35 Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.
4:39 Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain.
6:4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

Ayat diatas sudah sangat jelas bahwa hanya ada satu Tuhan di langit dan di bumi, yaitu Allah. Dan tidak ada yang lain kecuali Dia.

Keluaran 9:14 Sebab sekali ini Aku akan melepaskan segala tulah-Ku terhadap engkau sendiri, terhadap pegawai-pegawaimu dan terhadap rakyatmu, dengan maksud supaya engkau mengetahui, bahwa tidak ada yang seperti Aku di seluruh bumi.

Yesaya 46:9 Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku,

Yesaya 48:12 "Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian!

Dalam ayat diatas Allah menegaskan bahwa sejak dahulu kala sampai kapanpun tetap hanya Dialah Allah satu-satunya Tuhan semesta alam. Dan Allah juga menegaskan bahwa tidak ada yang seperti Dia.

Yesaya
43:10 "Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi.
43:11 Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.
43:12 Akulah yang memberitahukan, menyelamatkan dan mengabarkan, dan bukannya allah asing yang ada di antaramu. Kamulah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN, "dan Akulah Allah.

Dalam ayat diatas sekali lagi Allah mengingatkan bahwa Dialah Allah satu-satunya Tuhan semesta alam. Tidak ada Tuhan selain Dia sejak dahulu dan tidak ada tuhan lain yang dibentuk setelah Dia. Itu artinya klaim bahwa Tuhan telah membentuk manusia menjadi tuhan itu hanyalah asumsi KOSONG dari para kristener saja. Dan tidak sesuai dengan ketetapan Tuhannya. Karna Allah berfirman bahwa apa yang sudah menjadi perjanjianNya dan apa yang sudah diucapkanNya tidak akan Ia ubah lagi.

Mazmur 89:34 Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah.

Lanjut ke ayat berikut ini, Allah menegaskan bahwa Dia tidak sama dengan makhlukNya. Dan Allah bukanlah manusia.

Hosea 11:9 Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala itu, tidak akan membinasakan Efraim kembali. Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan.

So! Dari semua ayat diatas sudah bisa kita simpulkan bahwa :

A. Hanya ada satu Tuhan semesta alam dan tidak ada Tuhan yg lain selain Allah.

B. Allah bukan manusia seperti Yesus, melainkan Dia adalah Allah yg Maha Kuasa, bukan manusia LEMAH yang tak berdaya.

C. Tidak ada yang seperti Allah di langit dan di bumi.

D. Sejak dahulu kala sampai kapanpun Allah lah Tuhan semesta alam

E. Tidak ada Tuhan selain Allah dan tidak ada tuhan lain yang dibentuk setelahNya.

Lalu mengapa kristen menyamakan manusia dengan Tuhan dan menyembahnya? Dengan menyamakan Tuhan semesta alam dengan manusia yg bahkan tidak bisa berbuat apa-apa atas kehendaknya sendiri adalah suatu bentuk penghinaan terbesar terhadap Tuhan semesta alam. Dan hal ini adalah suatu dosa terbesar yang dilakukan oleh umat manusia.

Kembali ke topic pembahasan, saya akan mulai menjawab beberapa tuduhan kristen bahwa Yesus adalah tuhan. Berikut ini adalah kumpulan dalil-dalil yang sering mereka jadikan acuan untuk menuduh Yesus sebagai tuhan.

1. YESUS ADALAH FIRMAN MENJADI MANUSIA

Yohanes
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Saya akan klarifikasi dahulu mengenai Yesus adalah firman menjadi manusia. Sebenarnya tidak ada yang salah mengenai hal itu, karna Allah memang menciptakan segala sesuatu (termasuk manusia) dengan firmanNya. Firman ialah ucapan atau perkataan Tuhan. Coba kita perhatikan pengertian firman pada kitab Kejadian pasal 1 dibawah ini :

Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

BerFIRMANLAH Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.

BerFIRMANLAH Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air."

BerFIRMANLAH Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.

BerFIRMANLAH Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian.

BerFIRMANLAH Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun

Maka dari ayat-ayat diatas kita dapat mengambil kesimpulan seperti berikut :

A. Firman menjadi terang
B. Firman menjadi cakrawala
C. Firman menjadi daratan dan lautan
D. Firman menjadi tumbuh-tumbuhan
E. Firman menjadi benda-benda penerang di cakrawala.

Lantas apa yang aneh dengan firman menjadi manusia? Dan coba kita baca pernyataan yesus dibawah ini :

Matius 4:4 Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap FIRMAN yang keluar dari mulut Allah."

Maksud ayat diatas adalah, manusia itu bukan hanya hidup berdasarkan makanan saja, makanan hanya mampu membuat manusia tetap hidup, bukan menciptakan manusia. Karna yang menciptaka manusia adalah Allah dengan segala firmanNya. Jadi, bukan hanya Yesus yang berasal dari firman Allah kemudian menjadi manusia, melainkan setiap manusia juga mula-mulanya berasal dari firman Allah kemudian menjadi manusia. Yesus mengatakan bahwa manusia hidup juga bermula dari segala firman yang keluar dari mulut Allah. Lantas mengapa cuma yesus yang di tuhankan? Langit, bintang-bintang, Matahari, bumi, bulan, tumbuh-tumbuhan, dan manusia lainnya mengapa tidak ikut dituhankan? Bukankah kesemuanya bermula dari firman "Jadi" maka jadilah.

2. YESUS DAN ALLAH ADALAH SATU

Yohanes
10:30 Aku dan Bapa adalah satu.
10:38 tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa."

Orang kristen sering menggunakan ayat diatas secara berdiri sendiri tanpa memperhatikan koteksnya. Jika kita mau melihat konteks yang terjadi diayat tersebut, maka kita akan mengetahui bahwa kata "SATU" disana bukan menegaskan keilahian Yesus. Melainkan hanya merujuk pada pekerjaan atau ajaran. Yesus mengajarkan apa yang diperintahkan oleh Allah kepadanya. Itu sebabnya Yesus mengatakan dia dan Allah adalah satu, dia didalam Allah dan Allah didalam dia. maksudnya adalah satu ajaran yang berasal dari Allah.

Yohanes 10:31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

Setelah Yesus mengatakan bahwa dirinya dan Allah adalah satu, maka orang-orang yahudi melempari Yesus dengan batu karna mereka menuduh Yesus telah menghujat Allah dengan mengklaim bahwa Yesus telah menyamakan diri dengan Allah. Tetapi Yesus menjelaskan bahwa maksud perkataannya bukan demikian, itu hanyalah soal pekerjaan yg dia lakukan.

Yohanes 10:32 Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"

Bahkan dalam ayat yang lain juga disebutkan bahwa murid-murid Yesus juga dikatakan satu dengan Allah dan juga Yesus. Mereka didalam Yesus, dan Yesus didalam Mereka. Mereka didalam Allah, Allah didalam mereka.

Yohanes
17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
17:22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.

Jadi jika mereka menuhankan Yesus hanya karena Yesus mangatakan dia dan Allah adalah satu, maka seharusnya kristen juga menuhankan ke 12 murid-murid Yesus yang juga dikatakan satu dengan Allah dan juga Yesus. Perlu diketahui, bahwa baik Yahudi maupun kristen, mereka sama-sama menuduh Yesus sebagai tuhan tanpa memahami maksud perkataan Yesus tersebut. Cuman bedanya adalah, Yahudi menganggap hal itu sebagai penghinaan terhadap Tuhan, tetapi kristen malah menganggapnya sebagai bentuk kemuliaan.

3. YESUS ADALAH ALLAH

Melanjutkan point sebelumnya, Yahudi masih tidak memahami maksud perkataan Yesus tersebut, dan mereka masih menuduh Yesus telah menghujat Allah.

Yohanes 10:33 Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."

Maka Yesus sekali lagi memberikan penjelasan dan bantahan kepada mereka bahwa maksud perkataannya bukanlah menyamakan diri dengan Allah.

Yohanes 10:
10:34 Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?
10:35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan,
10:36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

Maksud perkataan Yesus diatas adalah didalam kitab Taurat mereka juga ada tertulis bahwa dimana firman itu disampaikan, maka si penerima firman tersebut juga disebut allah. Dan sekali lagi, bukan bermaksud menyamakan diri dengan Allah, melainkan menyamakan pekerjaan dan ajaran-ajaran Allah yg disampaikanNya kepada para nabi. Dan hal itu dipertegas lagi dengan ayat berikut ini.

Yohanes 10:37 Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,

Jika kristen masih menuduh Yesus sebagai tuhan lantaran dia mengatakan demikian, maka seharusnya mereka juga menuhankan para nabi (penerima firman) yang juga disebut allah.

4. YESUS ADALAH ANAK ALLAH

Yohanes 10:36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

Seperti yg telah saya bahas pada point sebelumnya, maka saya akan melanjutkan bahasan ayat ini mengenai ucapan Yesus yg mengaku sebagai Anak Allah. Sebenarnya apa sih definisi anak Allah didalam perspektif bible?

Pertama-tama mari kita lihat ada berapakah manusia yg memiliki gelar Anak Allah didalam bible agar kita bisa mengetahui definisinya. Berikut ini adalah dalil-dalilnya.

Matius 5:9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

Lukas 6:35 Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat.

Maka dari ayat diatas bisa kita simpulkan bahwa yg dimaksud dengan "Anak Allah" didalam bible tidak lain hanyalah seorang hamba Allah, yg patuh dan taat kepadaNya, berbuat kebaikan, melakukan kehendakNya dan yg dikasihi oleh Allah. Dan jumlah mereka itu tidak terhingga.

5. YESUS MEMILIKI ROH ALLAH DAN ROH KUDUS

Matius 1:20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.

Sebenarnya apa sih definisi dari roh kudus dan roh allah dalam perspektif bible? Mari kita baca dalil-dalil berikut ini agar kita mengetahui definisinya.

Kejadian 6:3 Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."

Kejadian 41:38 Lalu berkatalah Firaun kepada para pegawainya: "Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?"

1 Samuel 19:20 maka Saul mengirim orang-orang suruhan untuk mengambil Daud. Tetapi orang-orang ini melihat sekumpulan nabi kepenuhan, dengan dikepalai oleh Samuel. Dan Roh Allah hinggap pada orang-orang suruhan Saul, sehingga merekapun kepenuhan seperti nabi.

Yoel 2:28 Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.

Keluaran 31:3 dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan

Yehezkiel 36:27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Lukas 1:15 Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya;

Dan dari ayat-ayat diatas definisi Roh Allah dan roh kudus adalah merujuk pada Rahmat dan kemuliaan dari Allah. Dan bisa juga diartikan sebagai ciptaan Allah. Dan terbukti bahwa banyak manusia yg memiliki Roh Allah, bahkan ada yg sejak dalam rahim sudah penuh dengan roh kudus. Jadi bukan hanya Yesus yg memiliki Roh Kudus dan Roh Allah, melainkan orang yg memilikinya jumblahnya tidak terhingga.

6. YESUS BUKAN BERASAL DARI DUNIA

Yohanes 8:23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.

Maksud ayat diatas bukan berarti Yesus memang benar-benar bukan dari dunia. Jika dilihat konteksnya, maka akan jelas bahwa maksud Yesus disana adalah ajaran yg dibawanya adalah ajaran dari Bapanya yang di surga. Tidak seperti orang-orang yahudi yang masih tidak percaya bahwa Yesus adalah mesias (yang diurapi) dan dijadikan oleh Allah sebagai nabi atau utusan. Mereka lebih memilih mengerjakan ajaran-ajaran manusia yang berasal dari dunia, bukan dari Allah. Seperti ucapan Yesus berikut ini.

Matius
15:7 Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:
15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

Itu sebabnya Yesus menegaskan bahwa mereka akan mati dalam dosa jika tidak mempercayai dia, dan masih melakukan penyimpangan terhadap ajaran Allah. Berbeda dengan jemaatnya Yesus yg menuruti ajaranya, maka Yesus juga mengatakan mereka bukan dari dunia, sama seperti dia.

Yohanes 17:14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

Jadi, sudah sangat jelas bahwa ini sekali-kali hanyalah membahas tentang pekerjaan atau ajaran, bukan membahas pereksistensian tubuh jasmaniah.

7. YESUS TELAH ADA SEBELUM ABRAHAM JADI

Yohanes 8:58 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada."

Perkataan bahwa sebelum Abraham lahir, Yesus telah ada, ini tidak bisa dijadikan dalil pereksistensi Yesus secara lahiriah. Sebab pada faktanya Yesus, secara fisik, baru lahir setelah Abraham wafat. Maka dalam konteks ayat ini, perkataan Yesus tersebut merujuk pada eksistensi Yesus dalam Ilmu Allah atau perencanaan Allah. Dia menjelaskan bahwa dirinya telah ada dalam rencana Tuhan, bukan eksis secara harfiah. Jika kita lihat ayat 56, maka kita akan faham bahwa Yesus ‘telah ada’ dalam rencana Tuhan.

Yohanes 8:56 Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.

Bagaimana Abraham telah melihat hari ketika Yesus menyampaikan firman Tuhan dan membimbing Israel ke jalan lurus, sedangkan pada saat itu Yesus belum lahir untuk menyampaikan firman Tuhan?
Abraham melihatnya dalam ‘penampakan’, dalam ilmu Allah.
Tuhan telah ‘memperlihatkan’, atau paling tidak, 'memberi kabar' tentang peristiwa itu sebelumnya kepada Abraham.

Amsal 8:22-23 TUHAN telah menciptakan aku (Salomo) sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala. Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada.

Salomo dibentuk pada zaman purbakala, bahkan dikatakan bahwa TUHAN telah menciptakannya. Apakah salomo sudah eksis sejak bumi belum ada? Tentu sudah! Akan tetapi, sekali lagi, di dalam prencanaan TUHAN. Begitu juga dengan Yesus dan manusia lainnya. Tuhan tentu sudah merencanakan setiap ciptaannya sejak dahulu kala. Kita semua juga sudah ada sebelum Bumi terbentuk. Tapi, hanya dalam perencanaan Tuhan. Hal ini merujuk ke sifat Kemahatahuan Tuhan.

8. YESUS DIMULIAKAN OLEH ALLAH SEBELUM DUNIA ADA

Yohanes 17:5 Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

Hal ini juga sama seperti konteks diatas, Yesus adalah seorang nabi yg tentunya sudah dimuliakan oleh Allah sejak dahulu kala, sebelum ia terlahir ke dunia. Dan hal yg sama juga dialami oleh nabi Yeremia.

Yeremia 1:4-5 TUHAN berkata kepadaku: “Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.”

Jadi, tidak ada yg salah mengenai ucapan Yesus diatas, yg salah hanyalah orang yg kurang memahami maksud dari perkataan Yesus tersebut.

9. YESUS ADALAH JALAN KEBENARAN DAN KESELAMATAN

Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Orang kristen sering kali berlebihan menanggapi ayat diatas, padahal Yesus hanyalah jalan keselamatan bagi umat manusia, sama halnya tugas seorang nabi pada umunya, yaitu sebagai petunjuk arah jalan yang lurus. Agar barangsiapa yang mengikutinya dan percaya bahwa Allah lah yang telah mengutusnya akan mendapat keselamatan dan terhapus dosa-dosanya. Karna setiap Nabi memang diperuntukan untuk menunjukkan jalan kebenaran, agar mereka mendapat keselamatan dan kehidupan yang kekal di surga. Dan Nabi Daud adalah salah satu contoh juru selamat bagi umatnya.

1 Samuel 23:2 Lalu bertanyalah Daud kepada TUHAN: "Apakah aku akan pergi mengalahkan orang Filistin itu?" Jawab TUHAN kepada Daud: "Pergilah, kalahkanlah orang Filistin itu dan selamatkanlah Kehila."

Nabi Salomo juga adalah jalan keselamatan bagi umatnya, dan barangsiapa mengikuti dia (Salomo) maka akan memperoleh hidup, seperti halnya Yesus yang menjajikan hudup kekal bagi para pengikutnya.

Amsal
8:32 Oleh sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, karena berbahagialah mereka yang memelihara jalan-jalanku.
8:33 Dengarkanlah didikan, maka kamu menjadi bijak; janganlah mengabaikannya.
8:34 Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku.
8:35 Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.
8:36 Tetapi siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang yang membenci aku, mencintai maut."

Begitu juga dengan Nabi Musa, saat Allah membuat perjanjian dengannya, Allah memberikan hukum, aturan dan ketetapan bagi umat manusia. Agar barangsiapa mengikuti ajaran Allah yang disampaikan oleh nabi Musa, mereka akan diselamatkan dan hidup kekal disurga, apanya yang salah? Tugas seorang nabi memang demikian. Barangsiapa menerima seorang utusan, maka ia sama halnya telah menerima Dia yang telah mengutus dsb. Dan hal itu juga ditegaskan oleh Yesus.

Matius 10:40 Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.

Lukas 10:16 Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku."

Yohanes 5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

Yohanes 12:44 Tetapi Yesus berseru kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku;

Tetapi barangsiapa menolak seorang utusan Allah, maka sudah pasti mereka tidak akan selamat dan masuk kedalam neraka.

Yohanes 3:18 Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Dan memang begitulah hakekat seorang nabi atau utusan Allah, barangsiapa percaya dan mengikuti ajarannya, maka ia akan selamat. Tetapi barangsiapa menolak ajarannya, maka kelak ia akan dihukum didalam neraka.

10. YESUS ADALAH MESIAS

Markus 8:29 Ia bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Petrus: "Engkau adalah Mesias!"

Kata "Mesias" dalam bahasa Ibrani adalah מָשִׁיחַ - MASYIAKH dari kata מָשַׁח - MASYAKH, dan bahasa Arab 'MASIH', artinya "YANG DIURAPI".

Kata ini "Mesias" ditulis χριστος - khristos dalam bahasa Yunani, dari kata kerja χριω - khriô, "mengurapi". Kata ini adalah merupakan asal-muasal bentuk Indonesia 'Kristus'.

Maka, nama "Kristus" adalah persamaan "Mesias" dalam bahasa Ibrani, sehingga nama Yesus Kristus ssesungguhnya berarti "Yesus Sang Mesias", atau "Yesus yg Diurapi".

Secara harfiah, arti kata "mesias" atau "kristus" adalah "seseorang yg diurapi dengan minyak yg kudus" atau "seseorang yang ditahbiskan". Dalam catatan2 Perjanjian Lama, ada banyak orang yang disebut sebagai "mesias", sebut saja Koresh dan Daud.

Mazmur 2:2. Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan Tuhan dan mesias-Nya (Daud - lihat juga 1 Samuel 16:12-13 dan 2 Samuel 5:1-5).

Yesaya 45:1. Beginilah firman TUHAN: "Inilah firman-Ku kepada mesias, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup;

1 Samuel
9:16 Besok kira-kira waktu ini Aku akan menyuruh kepadamu seorang laki-laki dari tanah Benyamin; engkau akan mengurapi (mesias) dia menjadi raja atas umat-Ku Israel dan ia akan menyelamatkan (juru selamat) umat-Ku dari tangan orang Filistin. Sebab Aku telah memperhatikan sengsara umat-Ku itu, karena teriakannya telah sampai kepada-Ku.
9:17. Ketika Samuel melihat Saul, maka berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Inilah orang yang Kusebutkan kepadamu itu; orang ini akan memegang tampuk pemerintahan atas umat-Ku." (Saul lihat juga di 1 Samuel 10:1, 1 Samuel 15:1&17)

Selain Orang2 diatas, alkitab juga mencatat beberapa orang lainnya yang juga disebut sebagai "mesias", yaitu: Harun (Imamat 8:12), Elisa (1 Raja-raja 19:16), Salomo (1 Raja-raja 1:39), Ahazia (2 Tawarik 22:7), dan Yerusalem (Yehezkiel 16:9). Jika digunakan padanan kata "mesias" dalam bahasa Yunani disebut "kristus", maka nama orang-orang tersebut menjadi: Yesus Kristus, Koresh Kristus, Daud Kristus, Saul Kristus, Harun Kristus, Elisa Kristus, Salomo Kristus. Ahazia Kristus Dan Yerusalem Kristus.

Namun demikian, kata "mesias" dalam ayat2 di atas, dalam Alkitab Indonesia diterjemahkan sebagai "orang yang diurapi-Nya", padahal asal kata Ibraninya adalah "mesias". Sementara kata "mesias" yang menunjuk kepada Yesus, dalam Perjanjian Baru ditulis dengan inisial besar, "Mesias". Ini tidak lain merupakan upaya terselubung yang dibuat-buat oleh tokoh-tokoh gereja untuk memberi kesan kepada umat manusia bahwa hanya ada satu mesias saja yaitu Yesus. Jadi, jika umat Kristen mengklaim bahwa hanya ada satu mesias atau kristus yaitu Yesus, adalah BOHONG BESAR.

11. YESUS BERKUASA MENGAMPUNI DOSA

Matius 9:2 Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."

Orang kristen terlalu membanggakan ayat ini sebagai patokan untuk menuhankan Yesus. Padahal Yesus sama sekali tidak bermaksud untuk menyaingi Tuhannya, melainkan itu adalah suatu bentuk pekerjaan dan firman dari Allah yang disampaikan oleh Yesus kepada umat manusia. Perhatikan saat orang-orang Yahudi menuduh Yesus telah menghujat Allah karna ia mengampuni dosa manusia. Yesus memberikan pembelaan atas tuduhan mereka.

Matius 9:6 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu : "Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"

Perhatikan kata "Di Dunia Ini" diatas, Yesus hanya mengampuni dosa manusia saat ia masih menjalankan tugas kenabiannya di dunia. Dan pada ayat tersebut sama sekali bukan Yesus yg mengampuni dosa, melainkan Allah. Karna Yesus mengakui bahwa Ia tidak bisa berbuat apa-apa pada dirinya sendiri, dan dia hanya berbuat sesuai kehendak Bapanya, dia berkata demikian juga bukan atas kehendaknya, melainkan kehendak Bapa yang mengutusnya.

Yohanes 5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.

Yohanes 7:16 Jawab Yesus kepada mereka: "Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku.

Yohanes 8:26 Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia."

Yohanes 12:49 Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.

Jadi saat Yesus menghakimi manusia di dunia, dalam hal ini adalah mengampuni dosa. Itu hanyalah menjalankan apa yg difirmankan oleh Allah kepadanya. Karna Yesus hanyalah seorang nabi yang bertugas untuk menyampaikan firman Allah. Dan hal itu telah diakui oleh Yesus sendiri.

Yohanes
17:6 Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu.
17:7 Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu.
17:8 Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Orang-orang yang sejaman dengan Yesus sudah mengakui bahwa dia hanyalah seorang nabi atau utusan, mereka percaya bahwa segala mukjizat yang dimilikinya adalah datang dari Allah, dan mereka telah memuliakan Allah. Tapi anehnya orang yg kristen yg ngaku-ngaku pengikut Yesus malah menuhankan Yesus.

Matius 9:8 Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia

Bahkan Yesus menyatakan bahwa setiap orang juga mampu mengampuni dosa manusia.

Yohanes 20:23 Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."

Jadi di dunia ini bukan hanya Yesus saja yang adapat mengamampuni dosa manusia, tetapi manusia juga dapat mengampuni dosa manysia lainnya.

12. YESUS ADALAH ALFA DAN OMEGA

Wahyu 22:13 Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."

Orang kristen menyodorkan ayat ini sebagai pembenaran atas tuduhan mereka bahwa Yesus adalah tuhan. Padahal perkataan Yesus tersebut hanyalah code tentang kedatangannya ke dunia untuk kedua kalinya. Dia mengatakan yg awal, bukan berarti dia diciptakan secara jasmaniah paling awal. Melainkan semua itu merujuk pada perencanaan Allah. Tentu Ilmu Allah melingkupi seluruh langit dan bumi, dan tidak terbatas. Jadi Allah maha mengetahui tentang apa yg akan Dia ciptakan nantinya. Dan tentunya semua yg akan diciptakan tersebut sudah direncanakan sejak awal. Yesus berkata dialah yg akhir, hal ini merujuk pada kedatangannya yg kedua kalinya ke dunia sebagai akhir dari tugas kenabiannya. Dia akan menunjukkan jalan yg lurus pada umat manusia yg telah menyimpang dari ajarannya, yg telah menuhankannya.

Nubuat tentang kedatangannya yg kedua sudah terangkum dalam ayat berikut ini.

Matius
7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Yesus akan mengusir orang-orang kristen yang telah menuhankan dia dan mengaku tidak mengenal mereka. Dan mereka tidak akan masuk ke surga, karna syarat yg diajukan oleh Yesus untuk bisa masuk surga adalah dengan menuruti kehendak Allah. Salah satunya adalah sebagai berikut.

Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Hidup kekal disurga hanya akan didapat jika umat kristen mahu mengakui bahwa hanya Allah satu-satunya yg benar, dan Yesus Kristus hanyalah sebagai utusan. Bukan tuhan!

Dan pada saat Yohanes ingin menyembah malaikat, malaikat menolaknya dan menyuruhnya untuk menyembah kepada Allah.

Wahyu
22:6 Lalu Ia berkata kepadaku: "Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan Tuhan, Allah yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi."
22:7 "Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"
22:8 Dan aku, Yohanes, akulah yang telah mendengar dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan melihatnya, aku tersungkur di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku, untuk menyembahnya.
22:9 Tetapi ia berkata kepadaku: "Jangan berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu, para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Allah!"

Dan pesan yg sama juga disampaikan oleh Yesus sebagai berikut :

Matius 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"

Yesus dan Malaikat saja menyuruh menyembah kepada Allah, kok orang kristen malah menyembah Yesus?

Dan kembali ke klaim Alfa & Omega diatas, Melkisedek juga dikatakan memiliki gelar yg SAMA seperti Yesus. Dia tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan.

Ibrani 7:3 Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.

Bahkan dalam hal ini Melkisedek lebih hebat daripada Yesus, karena hidupnya tidak berawal dan tidak berakhir. Selain itu Melkisedek juga tidak beribu dan tidak berbapa, sangat berbeda dengan Yesus yang masih harus keluar dari rahim perempuan agar bisa lahir ke dunia.

13. YESUS DITUDUH MENGAKU SEBAGAI TUHAN

Yohanes 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

Orang kristen sering kali menyodorkan ayat ini sebagai pembenaran bahwa Yesus adalah tuhan. Padahal disana seharusnya tertulis "Tuan" bukan "Tuhan" Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) dengan sengaja merubah arti kata Kurios dalam bahasa Yunani dan "Lord" dalam terjemahan bahasa Inggris yg seharusnya diartikan sebagai "Tuan" berdasarkan konteksnya, malah diartikan menjadi "Tuhan"

Mari kita lihat manuskripnya dalam bahasa Inggris berikut ini.

KJV
John 13:13
Ye call me Master and Lord (tuan): and ye say well; for so I am.

Disana kata "Lord" seharusnya diartikan sebagai tuan, bukan tuhan atau God, silahkan cek disini :

http://www.bibleing.com/versions/kjv/kjv_john13.htm

Dan tidak hanya itu, kata "Lord" juga digunakan untuk memanggil Daud.

KJV
1 Kings 1:11 Then Nathan spake unto Bath-sheba the mother of Solomon, saying, Hast thou not heard that Adonijah the son of Haggith doth reign, and "DAVID" our "LORD" knoweth it not?

LAI
1 Raja-raja 1:11 Lalu berkatalah Natan kepada Batsyeba, ibu Salomo: "Tidakkah engkau mendengar, bahwa Adonia anak Hagit, telah menjadi raja, sedang "TUAN" kita "DAUD" tidak mengetahuinya?

KJV
1 Kings 1:13 Go and get thee in unto king "DAVID", and say unto him, Didst not thou, my "LORD", O king, swear unto thy handmaid, saying, Assuredly Solomon thy son shall reign after me, and he shall sit upon my throne? why then doth Adonijah reign?

LAI
1 Raja-raja 1:13 Pergilah masuk menghadap raja "DAUD" dan katakan kepadanya: Bukankah "TUAN"ku sendiri, ya rajaku, telah bersumpah kepada hambamu ini: Anakmu Salomo, akan menjadi raja sesudah aku dan dialah yang akan duduk di atas takhtaku? Mengapakah sekarang Adonia menjadi raja?

KJV
1 Kings 1:37 As "JEHOVAH" hath been with my "LORD" the king, even so be he with Solomon, and make his throne greater than the throne of my LORD king DAVID.

LAI
1 Raja-raja 1:37 Seperti "TUHAN" menyertai "TUAN"ku raja, demikianlah kiranya Ia menyertai Salomo; semoga Ia membuat takhta Salomo lebih agung dari takhta "TUAN"ku raja "DAUD"."

Jadi, jika Yesus diklaim sebagai tuhan berdasarkan kitab Yohanes 13:13, maka Daud seharusnya juga dituhankan oleh umat kristen. Sayangnya LAI kalau merevisi kitabnya itu tidak konsisten, jadi banyak kerancuan yg terjadi didalamnya. Seperti pada kisah pertemuan Paulus dan Yesus berikut ini :

Kisah Para Rasul
9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
9:5 Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.

Pada ayat tersebut Paulus yang tidak tahu menahu siapa yang dia hadapai, bisa-bisanya langsung memanggil sosok yang tidak ia kenali dengan panggilan "Tuhan". Ayat tersebut akan lebih benar jika kata Kurios diterjemahkan menjadi Tuan, bukan Tuhan. Dan juga masih banyak kisah-kisah lainnya yang semakin membuktikan kerancuan alkitab versi LAI tersebut. Misalnya kisah saat Yesus di jual oleh Yudas dan saat Yesus ditinggal kabur oleh murid-muridnya karena Yesus telah tertangkap dan hendak disalibkan. Sebagai orang yang waras, tentu kita akan berpikir seperti ini :

Jika murid-murid Yesus benar-benar mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, mengingat banyaknya percakaoan mereka sebelumnya yang memanggil Yesus tuhan. Maka apakah mungkin mereka berani menjual dan menghianati tuhannya? Saya rasa sebodoh-bodohnya manusia tidak akan berani menjual tuhannya yang sudah ada didepan mata. Maka hal ini membuktikan bahwa murid-murid Yesus hanya menganggap Yesus sebagai Tuan, bukan Tuhan.

Dan berikut ini adalah manuskrip aslinya dalam bahasa Yunani

GREEK
ΙΩΑΝΝΗΝ 13:13 μεῖς φωνεῖτέ με Ὁ διδάσκαλος καὶ Ὁ κύριος, καὶ καλῶς λέγετε, εἰμὶ γάρ.

Translate : umeis phOneite me o didaskalos kai o kurios kai kalOs legete eimi gar

Kata κύριος /κύριε/κύριον/Kurios artinya adalah TUAN (bukan Tuhan) Karena Tuhan dalam Greek adalah θεός/Theos. Sebenarnya bahasa Indonesia tidak memiliki padanan kata yang pas untuk menerjemahkan kata "Kurios" dalam bahasa Yunani tersebut. Tapi lebih tepatnya kalau kata "Kurios" itu diartikan menjadi "Gusti" (Bahasa Jawa). Karena dalam pendefinisian maknanya sama, penggunaan sebutan tersebut juga sama. Yakni digunakan untuk memanggil orang-orang yang terhormat, raja, orang terkemuka dll. Panggilan Gusti adalah panggilan penghormatan, dan bisa juga dipakai untuk memanggil Tuhan, tapi perlu diingat bahwa orang yang dipanggil Gusti atau Kurios tidak serta merta bisa dianggap sebagai Tuhan. Dalam hal ini LAI telah melakukan PENIPUAN dengan menyisipkan huruf “H” ditengah-tengah kata TUAN, sehingga MANUSIA biasa bisa DISULAP menjadi sesembahan, ini benar-benar PENYESATAN yg luar biasa.

Silahkan lihat juga ayat ini :

2 Samuel 10:3 Greek OT: Septuagint with Diacritics

καὶ εἶπον οἱ ἄρχοντες υἱῶν αμμων πρὸς αννων τὸν κύριον αὐτῶν μὴ παρὰ τὸ δοξάζειν δαυιδ τὸν πατέρα σου ἐνώπιόν σου ὅτι ἀπέστειλέν σοι παρακαλοῦντας

Translate : kai eipon oi archontes uiOn ammOn pros annOn ton kurion autOn mE para to doxazein dauid ton patera sou enOpion sou oti apesteilen soi parakalountas ang' ouchi opOs ereunEsOsin tEn polin kai kataskopEsOsin autEn kai tou kataskepsasthai autEn apesteilen dauid tous paidas autou pros se

Hanun juga dipanggil κύριον, lalu apakah kristen juga akan menyembah Hanun? Begitu juga dengan Daud yg dipanggil κύριον.

Silahkan cek disini :

http://www.ellopos.net/elpenor/greek-texts/septuagint/chapter.asp?book=10&page=10

Dan jika kita melihat konteks yg terjadi pada Yohanes 13 tersebut, maka kita akan tau maksudnya bahwa kata "Kurios/Lord" seharusnya diartikan sebagai "Tuan" bukan "Tuhan" mari kita lihat pernyataan Yesus dibahwah ini.

Yohanes
13:16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya.
13:20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku."

Dari pernyataan Yesus tersebut sudah sangat jelas, bahwa Yesus mengaku dirinya adalah seorang utusan, dan seorang utusan tidak lebih tinggi drajatnya dari yg mengutus. Itu artinya manusia tidak layak disamakan dengan Tuhannya.

14. YESUS DIBERIKAN SEGALA KUASA DI SURGA DAN DI BUMI

Matius 28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Sebenarnya saya ragu bahwa ayat tersebut memang benar-benar ucapan Yesus, pasalnya ayat tersebut terkesan menyalahi ucapan Yesus yang lainnya. Misalnya ucapan Yesus yang mengaku tidak bisa berbuat apa-apa dari dirinya sendiri dsb. Tapi untuk menyanggah hal ini, ada baiknya kita uji kebenaran ucapan Yesus tersebut. Mari kita bandingjan dengan ayat yang ini :

Matius
20:20 Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya.
20:21 Kata Yesus: "Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu."
20:22 Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat."
20:23 Yesus berkata kepada mereka: "Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya."

Pada kitab Matius 20:20-23 disana saya berkesimpulan sebagai berikut :

A. Ibu Zebedeus datang kepada Yesus untuk miunta sesuatu kepada Yesus, apa yang diminta? Yakni agar anak-anaknya bisa duduk disebelah kanan dan sebelah kiri Yesus dalam kerajaan surga. Apa maksud duduk disebelah? Maksudnya ialah kemuliaan atau penghormatan.

B. Yesus bertanya kepada ibu Zebedeus mengenai cawan, apa maksud cawan tersebut? Maksudnya ialah para penentang ajaran Yesus. Dan Ibu Zebedeus menjawab bahwa ia sanggup meminumnya, dalam artian ia sanggup menerima apapun resiko yang akan ia hadapi karena lah mengikuti ajaran dari Yesus.

C. Yesus menjawab lagi, bahwa memang cawan itu akan ia minum, tetapi hal menempatkan orang lain disebelah kanan atau kirinya itu bukanlah hak prerogatif Yesus, melainkan hak prerogatifnya Bapanya Yesus.

D. Jadi kesimpulannya, disini Yesus jelas-jelas tidak punya kuasa apapun di surga. Apa lagi di bumi, ia bahkan tidak berkuasa melawan para musuhnya yang hendak membunuhnya. Dan tentunya pihak yang memberikan lebih berkuasa daripada pihak yang menerima. Jadi memang disini Yesus tidak bisa disamakan dengan Allah, karena ia mengaku sendiri bahwa Allah lebih tinggi dan lebih besar darinya. Dan Allah juga berfirman bahwa Dia lah satu-satunya Tuhan di langit dan di bumi, dan tidak ada Tuhan lain sesudah atau sebelum Dia yang dibentuk.

Dan sekarang coba kita baca ayat berikut ini :

LAI
Yesaya 42:8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.

BIS
Yesaya 42:8 Akulah TUHAN, itulah nama-Ku; keagungan-Ku tidak Kuberikan kepada siapa pun; kemasyhuran-Ku tidak Kuserahkan kepada patung.

Ayat diatas justru semakin menegaskan bahwa Tuhan semesta alam tidak akan menjadikan siapapun sebagai tuhan. Dan hal ini sejalan dengan ayat-ayat yang saya berikan sebelumnya, bahwa dari zaman purba kala sampai kapanpun hanya Allah satu-satunya Tuhan semesta alam dan tidak ada tuhan yang dibentuk setelahnya.

15. TOMAS MEMANGGIL YESUS ALLAH

Yohanes 20:28 Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"

Untuk memahami ayat diatas maka kita harus menggali konteksnya terlebih dahulu. Karena ayat diatas tidak bisa ditelan begitu saja secara berdiri sendiri. Mari kita baca ayat sebelumnya dibawah ini :

Yohanes
20:24 Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ.
20:25 Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.

Pada ayat ini terlihat jelas bahwa Tomas tidak percaya dengan desas-desus yang menyatakan bahwa Yesus masih hidup, pasalnya dia dan kesebelas murid-murid Yesus lainnya tidak ikut menyaksikan prosesi penyaliban Yesus. Tiba-tiba ia dikejutkan dengan kabar bahwa Yesus masih hidup setelah disalibkan dan dikuburkan. Ayat selanjutnya :

Yohanes
20:26 Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
20:27 Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."

Dan pada ayat ini Tomas dikejutkan dengan kemunculan Yesus dihadapannya secara tiba-tiba. Dan Yesus meminta Tomas untuk memeriksa tangan dan lambungnya agar Tomas percaya bahwa dialah Yesus gurunya yang masih hidup setelah disalibkan dan dikuburkan. Dan pada ayat berikutnya :

Yohanes 20:28 Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!"

Pada ayat inilah Tomas berkata dalam keterkejutannya "Ya Tuanku dan Allahku". Hal ini sangatlah wajar jika kita menilai dari kronologis kejadiannya. Misalkan anda mendengar kabar bahwa kawan anda telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya, lalu kemudian tiba-tiba kawan anda tersebut datang menghampiri anda dan menjelaskan bahwa dia tidaklah meninggal, melainkan hanya koma dan setelahnya bangkit dari komanya. Dan anda berkata didepan kawan anda "Ya Allah" karena terkejut, apakah itu berarti anda menuhankan kawan anda? Tentu tidak bukan? Maka dari itu menggali kontes itu perlu. Faktanya orang-orang yang sejaman dengan Yesus, termasuk murid-muridnya Yesus tidak pernah menganggap Yesus adalah Tuhan, justru mereka menganggap bahwa Yesus adalah seorang nabi :

Lukas 24:19 Kata-Nya kepada mereka: "Apakah itu?" Jawab mereka: "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.

Pada ayat diatas murid-murid Yesus mengakui bahwa Yesus itu adalah seorang nabi, bukan tuhan. Dan sekarang coba kita baca ayat ini :

Yohanes 20:17 Kata Yesus kepadanya: "Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu."

Pada ayat ini Yesus mengatakan dengan jelas "Allahku dan Allahmu" dalam versi terjemahan bahasa Inggris tertulis "My God and your God". Ini artinya Allah adalah Tuhannya Yesus dan juga Tuhannya murid-murid Yesus. Dan itu membuktikan bahwa Yesus bukanlah Tuhan, melainkan hanyalah seorang nabi atau utusan Tuhan.

Dan sebagai penutup, mari kita simak Analogi paling sederhana dari bible berikut ini. Antara Sang Pencipta dengan yg diciptakan, keduanya tidak bisa disamakan satu sama lain.

Yesaya 29:16 Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu, Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya: "Bukan dia yang membuat aku"; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: "Ia tidak tahu apa-apa"?

Itu artinya, manusia memang sangat mustahil dijadikan sebagai Tuhan, atau Tuhan dituduh menjadi manusia. Apa lagi semua tuduhan tersebut tidak ada dalilnya, tidak ada bukti, tidak ada dasar penguat atas tuduhan mereka, atau konfirmasi dari yang bersangkutan bahwa ia membenarkan tuduhan tersebut.

Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan, dan semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amiin.. :)
Posting Komentar