Rabu, 18 Maret 2015

MENJAWAB AYAT YESAYA 9:6


Perhatikan dan pahami text beserta terjemahan berikut yang saya ambil dari kitab Tanakh Yahudi.

WLC
Isaiah 9:6 כִּי־יֶ֣לֶד יֻלַּד־לָ֗נוּ בֵּ֚ן נִתַּן־לָ֔נוּ וַתְּהִ֥י הַמִּשְׂרָ֖ה עַל־שִׁכְמֹ֑ו וַיִּקְרָ֨א שְׁמֹ֜ו פֶּ֠לֶא יֹועֵץ֙ אֵ֣ל גִּבֹּ֔ור אֲבִיעַ֖ד שַׂר־שָׁלֹֽום׃

KJV
Isaiah 9:6 For unto us a child is born, unto us a son is given: and the government shall be upon his shoulder: and his name shall be called Wonderful, Counsellor, The mighty God, The everlasting Father, The Prince of Peace.

LAI
Yesaya
9:6 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
9:7 Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

Kristen memahami ayat Yesaya 9:6-7 di atas ditujukan untuk yesus yang datang kedunia sebagai seorang anak, namun mari kita kritisi apa betul seperti itu? Dan sekarang mari kita analisa point per point :

• Kapan Yesus Pernah Menjalankan Sebuah Pemerintahan?

RAJA DAMAI [שַׂר-שָׁלוֹם]

Dalam kitab PB kita banyak menjumpai ucapan yesus yang menujukan bahwa yesus sendiri bukan penguasa/raja damai :

Matius 10:34 "Jangan kamumenyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukanuntuk membawa damai, melainkan pedang.

Lukas 19:27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari danbunuhlah mereka di depan mataku."

Dengat ayat-ayat diatas sudah cukup membuktikan Yesus bukan SAR SHALOM, dan tidak memenuhi deskripsi Yesaya 9:5-6.

Dan perlu dicatat Kristen sangat jarang mengutip ayat 7 ketika mereka mengutip Yesaya pasal 9, kenapa? Karena dalam Yesaya 9:7 tertulis “… dalam pemerintahannya akan membawa perdamaian yang tiada akhir” Itu sebabnya Kristen jarang mengutip ayat 7 karena faktanya Yesus tidak pernah membawa perdamaian kepada dunia, dan tidak juga membawa niat perdamaian sesuai ayat-ayat diatas.

• Kapan Yesus Pernah Dipanggil Allah Yang perkasa?

EL GIBOR (TUHAN PERKASA אֵלגִּבּוֹר)

LAI
Matius 27 46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?"Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Jika Yesus seorang Tuhan yang perkasa, mengapa Yesus memanggil Tuhan yang lainnya? Bagaimana Tuhan bisa meninggalkan dirinya? Ayat ini juga menolak adanya unsur paham trinitas, dan tentu saja Yesaya 9:6-7 ini tdak cocok untuk deskripsi seorang Yesus. Belum lagi saat Yesus dibegal oleh orang-orang Yahudi. Hal itu membuktikan kemustahilan Yesus sebagai sosok Tuhan yang Maha Perkasa.

Matius
19:16 Ada seorang datangkepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang haruskuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
19:17 Jawab Yesus:"Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."

Dalam ayat di atas Yesus membedakan dirinya dengan Tuhan, jadi bagaima mungkin dia seorang Tuhan perkasa, jika yesus telah membedakan dirinya denganTuhan? Jika Yesus sudah tahu bahwa hanya Tuhan yang baik, dan Yesus tidak mahu disebut baik, karena Yesus sudah tahu bahwa dirinya bukan Tuhan. Lantas bagaimana bisa Yesus di klaim sebagai Tuhan Yang Perkasa? Belum lagi diayat-ayat lainnya yang menunjukkan bahwa Yesus tidak lebih besar daripada Allah, Yesus tidak lebih tinggi daripada Allah dan Yesus tidak bisa berbuat apa-apa pada dirinya sendiri, melainkan ia hanya menuruti kehendak Allah.

• Kapan Yesus Pernah Dipanggil Bapa Yang Kekal?

BAPA YANG KEKAL [אֲבִי-עַד ABI AD]

Dalam paham trinitas, jesus adalah anak Tuhan, bukan bapa, dia tidakbisa menjadi keduanya dalam waktu yang bersamaan, pada faktanya yesus telahmenunjukan bahwa dia bukan bapa, dan telah menyatakan tidak memiliki kehendak/pengetahuanyang sama

Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."

Yesus dalam ayat ini pun sekali lagi membedakan kedudukam antara dirinya dan Allah. Ia berdoa kepada Allah dengan keberserahan dirinya agar ia bisa diluputkan dari cawan kematian. Jadi bagaimana mungkin Tuhan yang kekal masih mengemis kepada Tuhan yang lainnya agar diselamatkan dari kematian? Hal ini menunjukkan bahwa Yesus bukanlah Tuhan.

• Kapan Yesus Pernah Dipanggil Penasihat Yang Ajaib?

PENASIHAT AJAIB (PELE-YOETZ פֶּלֶאיוֹעֵץ)

Dalam kitab PB kita menemukan dua kisah tentang yesus yang tentunya tidak mengambarkan seorang penasihat ajaib sama sekali :

Matius
8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku."
8:22 Tetapi Yesus berkatakepadanya: "Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka."

Tentu bagi yang puna otak waras kita berpikir, yesus ini penasihat ajaib macam mana, kok menyuruh orang jangan menengok dan menguburkan seorang ayah, seseorang yang amat di cintai dalam hidup untuk momen perpisahan terakhir?

Yohanes
18:22 Ketika Ia mengatakanhal itu, seorang penjaga yang berdiri di situ, menampar muka-Nya sambil berkata: "Begitukah jawab-Mu kepada Imam Besar?"
18:23 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku itu salah,tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata-Ku itu benar, mengapakah engkau menampar aku?

Semua orang kristen tentunya sudah hapal dengan ucapan Yesus berikut ini :

Matius 5:39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlahkamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yangmenampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

Bila ayat ini dihubungkan dengan ayat Yohanes 18:22 di atas ternyata Yesus tidak memberikan pipi yang satunya lagi kepada yang menampar, malahan menolaknya, bukankah ini namanya Yesus adalah seorang yang munafik? Lalu bagaimana seorang yang munafik bisa di panggil PENASIHAT AJAIB? Belum lagi sikap arogan Yesus saat memanggil seorang permpuan dengan sebutan ANJING, dan juga saat ia memporak-porandakan dagangan orang lain.

Pada kenyataannya orang-orang yang sejaman dengan Yesus tidak pernah memanggil Yesus dengan sebutan Allah yang kekal, Bapa yang kekal atau penasehat ajaib.

Pertama-tama mari kita pahami tentang nama-nama, dalam kebanyakan bahasa, nama biasanya bisa memiliki arti. Contohnya nama Anthony artinya "Tak ternilai" dan Alexander artinya "Pelindung". Jadi jika nama itu kita pakai untuk nama seorang anak, maka akan menjadi Anthony Alexander, namun apakah artinya ini kita sedang mengatakan : Tak ternilai pelindung? Tentu saja tidak.

Perlu kita ketahui bahwa nama-nama dalam bahasa ibrani terkadang mengatakan sesuatu tentang Tuhan :

Yesaya = יְשַׁעְיָהוּ → Keselamatan Tuhan
Yehezkiel = יחזקאל → Tuhan Itu Kuat
Nehemia = נְחֶמְיָה → Tuhan Menghibur
Yeremia = יִרְמְיָה → Tuhan Telah Menunjuk
Zakharia = זְכַרְיָה → Tuhan Mengingat
Samuel = שְׁמוּאֵ֔ל → Namanya Adalah Allah
Michael = מִיכָאֵל → Siapa Yang Seperti Tuhan
Yosia = יֹאשִׁיָּהוּ → Tuhan Menopang

Dan masih banyak lagi, lantas apakah mereka yang memiliki nama-nama tersebut akan dianggap mempunyai unsur ketuhanan? Tentu saja tidak.

Sehingga di ayat itu mempunyai dua nama ibrani yang disematkan kepada mahluk manusia bukan kepada seorang mahluk yang mempunya sifat ketuhanan. Meskipun nama-nama itu sekali lagi mengandung pernyataan tentang Tuhan. Seperti contoh nama Anthony Alexander di atas akan menjadi “Pele Yoetz El Gibor Avi Ad SarShalom". Namun cara penulisan dalam bahasa ibrani akan diberikan tanda pemisah seperti ini : 'Pele-Yoetz-El-Gibor' and 'Avi-Ad-Sar-Shalom" Memang nama panjang seperti ini tidak lazim dalam kitab Tanakh, contoh lain nama panjang yang tak lazim bisa diliat pada ayat berikut ini :

Yesaya 8:3 ג וָאֶקְרַב, אֶל-הַנְּבִיאָה, וַתַּהַר,וַתֵּלֶד בֵּן; {ס} וַיֹּאמֶר יְהוָה, אֵלַי, קְרָאשְׁמוֹ, מַהֵר שָׁלָל חָשׁבַּז.
And I went unto the prophetess; and she conceived,and bore a son. {S} Then said the LORD unto me: 'Call his name Maher-shalal-hash-baz.

Pada ayat ini tertulis nama 'Maher-shalal-chash-baz,' yang berarti "the spoil speeds, the prey hastens." (kecepatan merampas, mempercepat mangsa).

Lalu bagaimana menurut kami yahudi mengenai interpretasi Yesaya 9:6-7 dan ditujukan untuk siapa? Menurut Yudaisme ayat Yesaya ini ditujukan untuk seorang nama yang terpilih yakni HEZEKIAH seorang penguasa, raja yang adil dan pembawa kedamaian, dalam bahasa ibrani tertulis CHIZKIYAH, yang berasal dari akar kata CHAZAK dan YA, Chazak artinya kuat/perkasa, dan YA adalah nama pendek dari Tuhan, Hezekiah/CHIZKIYAH/A Mighty God beliau berkuasa kurang lebih selama 30 Tahun. Untuk mengetahui HEZEKIAH silahkan anda cari sendiri, Alhamdulillah beres juga saya ngetik walapun pegaljuga ini tangan

http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt1009.htm
http://www.chabad.org/library/article_cdo/aid/464023/jewish/King-Hezekiah.htm
http://www.jewishvirtuallibrary.org/jsource/biography/Hezekiah.html
http://www.jewishencyclopedia.com/articles/7668-hezekiah
http://www.whatjewsbelieve.org/prooftext6is96.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Hizkia
Poskan Komentar